Warga Desa Huidu Siapkan Nasi Bulu dan Burasa pada Lebaran Ketupat  

Nasi bulu yang dibakar warga desa huide kecamatan limboto barat. [foto:juna/nusantara1]
Nasi bulu yang dibakar warga desa huide kecamatan limboto barat. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Menjelang perayaan Hari Ketupat yang digelar satu minggu setelah Idulfitri, warga Desa Huidu, Kecamatan Limboto Barat, Kabupaten Gorontalo, mulai mempersiapkan berbagai hidangan khas, seperti nasi bulu dan burasa, pada Ahad (6/4).

Darni, salah seorang warga Desa Huidu, mengatakan bahwa penyediaan nasi bulu sudah menjadi tradisi tahunan di Kecamatan Limboto Barat dalam menyambut Lebaran Ketupat.

“Setiap tahun kami menyiapkan nasi bulu untuk disajikan kepada keluarga dan masyarakat yang datang berkunjung. Tahun ini kami menyiapkan sekitar 200 lebih ujung nasi bulu,” ujar Darni.

Bacaan Lainnya

Nasi bulu merupakan makanan khas Gorontalo yang terbuat dari beras ketan dan santan. Campuran tersebut dimasukkan ke dalam batang bambu, kemudian dibakar hingga matang. Hidangan ini biasa disajikan bersama makanan khas lainnya sebagai bentuk jamuan kepada tamu saat Lebaran Ketupat.

Perayaan Lebaran Ketupat sendiri menjadi momen penting bagi masyarakat Gorontalo untuk mempererat tali silaturahmi serta melestarikan tradisi turun-temurun. (*)

Pos terkait