Tiga Kursi Wakil Ketua Kosong, Partai Golkar Gorontalo Bakal Ubah Struktur

Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun [foto:dok/ghalieb]
Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun [foto:dok/ghalieb]

NUSANTARA1.ID – Meskipun baru tiga bulan lebih, SK Kepengurusan DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo dikeluarkan, namun nampaknya akan dilakukan perubahan. Langkah ini oleh Partai Golkar dikenal dengan istilah revitalisasi susunan kepengurusan. 

Apa pasal? Usut punya usut, terdapat kursi kosong untuk posisi wakil ketua, sehingga perlu dilakukan pengisian kembali.

Kursi yang kosong yakni posisi Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu, yang sebelumnya ditempati Meyke Camaru. Kursi ini dinyatakan kosong mengingat Meyke Camaru terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Selanjutnya, Kursi Wakil Ketua Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (OKK) juga dinyatakan kosong setelah Yusna Tolingguhu meninggal dunia.

Terakhir yakni posisi Wakil Ketua Hubungan Lembaga Politik, yang sebelumnya ditempati oleh Ismet Mile, kini dinyatakan kosong setelah yang bersangkutan mengundurkan diri dari Partai Golkar.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Ghalieb Lahidjun membenarkan adanya rencana revitalisasi susunan kepengurusan. Apalagi kursi yang kosong masuk dalam posisi pimpinan harian (Pinhar).

“Sebenarnya bukan hanya tiga posisi itu yang kosong. Ada sejumlah koordinator bidang yang memilih untuk jadi pengurus di DPD kabupaten/kota,” kata Ghalieb Lahidjun ketika hubungi media ini.

Lalu kapan revitalisasi susunan pengurus dilakukan? Ghalib Lahidjun menjelaskan, pihaknya menunggu struktur pengurus DPD Partai Golkar kabupaten/kota. Alasannya, ingin melihat siapa saja kader yang masuk pengurus di DPD Partai Golkar kabupaten/kota.

“Jika kami sudah menerima struktur pengurus dari kabupaten/kota, revitalisasi susunan pengurus DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo akan segera dilakukan,” katanya.

Saat ini ada sejumlah figur yang belum tercover kabupaten/kota seperti Mantan Plt. Ketua DPD Partai Golkar Kota Gorontalo, Fikram AZ. Salilama dan Mantan Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Gorontalo, Hendra Hemeto.

Apakah kedua figur ini akan mengisi kekosongan di kepengurusan?

“Seperti yang saya sampaikan tadi, masih menunggu susunan pengurus dari kedua daerah tersebut. Jangan sampai pak Fikram (Fikram AZ. Salilama) diakomodir di provinsi, sementara namanya juga masuk di Kota Gorontalo. Demikian halnya pak Dadang (Hendra Hemeto). Intinya menunggu susunan kepengurusan dari kabupaten/kota,” kuncinya. (*)

Pos terkait