Bongkar Jaringan Narkoba, Polisi Amankan 5 Pelaku dan 20 Paket Barang Bukti 

Ilustrasi. Polisi di Gorontalo bongkar jaringan Narkoba dengan mengamankan 5 pelaku dan 20 paket sabu-sabu./ist
Ilustrasi. Polisi di Gorontalo bongkar jaringan Narkoba dengan mengamankan 5 pelaku dan 20 paket sabu-sabu./ist

NUSANTARA1.ID – Lima terduga pelaku dan 20 paket sabu siap edar di Kota Gorontalo berhasil diamankan tim Satres Narkoba Polresta Gorontalo Kota.

Plt. Kasat Resnarkoba, Ipda Nawir, menjelaskan pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan seorang pria berinisial SH alias Yadi di kawasan Simpang Lima, Kelurahan Tapa, Kecamatan Sipatana, Kamis 14 Agustus 2025.

“Dari hasil pemeriksaan, kami menemukan 2 plastik sabu ukuran sedang, 18 paket kecil, serta sejumlah alat hisap yang disimpan dalam kotak plastik. Pelaku mengaku barang tersebut merupakan titipan dari jaringan di Tatanga, Sulawesi Tengah,” ungkap Ipda Nawir dalam keterangan tertulisnya, Senin, 18 Agustus 2025.

Bacaan Lainnya
Lima orang terduga pelaku yang berhasil diamankan polisi. /nusantara1
Lima orang terduga pelaku yang berhasil diamankan polisi. /nusantara1

Pengembangan kemudian berlanjut ke lokasi kedua di kawasan Bulotadaa Barat pada malam hari. Polisi melakukan control delivery terhadap pemesan sabu bernama Daniel, namun yang bersangkutan berhasil melarikan diri.

Sementara tim berhasil mengamankan seorang pria lain berinisial MTG asal Bone Bolango, beserta barang bukti sabu yang disembunyikan di pot bunga.

Tak berhenti di situ, Tim Opsnal kembali bergerak ke Jalan Tondano, Kelurahan Tapa. Dari keterangan SH, ada seorang pemesan lain bernama Utun.

Polisi membiarkan transaksi berlangsung hingga berhasil menangkap seorang pria berinisial R, yang diketahui membeli sabu bersama dua rekannya, EM dan JM.

Dalam operasi tersebut, polisi berhasil menyita barang bukti berupa 20 paket sabu siap edar, alat hisap (bong), pireks kaca, sedotan, jarum modifikasi, serta lima unit handphone.

“Total lima orang berhasil kami amankan. Sementara satu orang lainnya masih buron. Para pelaku sudah dibawa ke Mapolresta Gorontalo Kota untuk penyidikan lebih lanjut,” tegas Ipda Nawir. (*)

Pos terkait