NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kota Gorontalo prediksi akan kembali terjadi kenaikan harga bahan pokok satu hari menjelang bulan Ramadan. Salah satu yang diperkirakan adalah kenaikan harga cabai rawit.
Sebagaimana yang disebutkan Pelaksana Tugas (Plt) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Suronoto bahwa memang harga cabai rawit mengalami kenaikan sejak pekan lalu.
“Dari minggu kemarin itu Rp 50 ribu, kemudian naik Rp 70 ribu, dan saat ini Rp 90 ribu per kilogram,” ujarnya.
Bahkan dalam perkiraannya, harga ini kemungkinan masih akan mengalami kenaikan dan akan berkisar Rp. 100 per kilogram satu hari sebelum Ramadan.
Haryono juga menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi kenaikan harga ini adalah permintaan konsumen dari luar daerah.
Seperti permintaan dari Manado, Sulawesi Utara yang katanya cukup tinggi sehingga berdampak dalam kestabilan harga cabai rawit di Gorontalo.
“Dengan harga permintaannya juga tinggi, jadi kita di sini menyesuaikan juga,” ungkap Haryono di sela kegiatan Pasar Murah Bersubsidi di Lapangan Padebuolo, Kota Gorontalo, Kamis (27/2).
Namun, ia mengaku ketersediaan stok cabai rawit masih cukup tersedia, tetapi karena permintaan dari luar sehingga beberapa pedagang memilih untuk mengekspor ke luar daerah.
Selain cabai rawit, harga daging ayam kampung juga diperkirakan akan mengalami kenaikan dengan meningkatkan permintaan konsumen.
“Ini sudah seperti tradisi, menjelang hari pertama sahur itu banyak yang mengonsumsi ayam, jadi kemungkinan akan naik,” tutupnya. (**)
![Kadis Plt. Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Gorontalo, Haryono Suronoto. [foto:fikar buntuan/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/03/Kadis.jpg)
![Mohamad Rizki Pateda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone Bolango, Mohamad Rizki Pateda. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Mohamad-Rizki-Pateda-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)

