NUSANTARA1.ID – Ratusan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) menggelar aksi di Lobi Gedung D Kemendikti Saintek, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (20/1).
Peristiwa itu patut disayangkan, terlebih, kata anggota Komisi X DPR, Verrell Bramasta aksi tersebut menyasar Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro yang dipandang melakukan aksi semena-mena saat memberhentikan karyawan.
“Saya kaget dan miris, kalau memang betul beliau suka melakukan kekerasan verbal maupun non verbal (fisik) kepada pegawainya, tentu ini mengagetkan,” ujar Verrell kepada wartawan, seperti dilansir rmol.id.
Legislator Partai Amanat Nasional (PAN) itu juga mengatakan bahwa demo ini tidak akan terjadi jika saja ada ruang dialog.
“Kalau Sekjen Kemendikti katakan masih tersedia ruang dialog yang lebih baik, seharusnya kejadian kekerasan fisik dan pemecatan sepihak juga tidak akan terjadi dari awal,” katanya.
Selain itu, Verrell menegaskan bahwa komitmennya untuk tidak pernah mentolerir tindak kekerasan atas alasan apapun.
“Saya tidak pernah memihak pelaku kekerasan, maupun mentolerir hal tersebut. Sangat disayangkan kejadian ini bisa terjadi. Saya selalu tekankan bahwa adab harus di atas ilmu,” pungkasnya. (*)
![Verrell Bramasta Anggota Komisi X DPR RI, Verrell Bramasta. [foto:ist]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/01/Verrell-Bramasta.jpg)
![004 Reses Ketua DPRD Zulfikar Usira bersama Anggota Dapil Telaga Cs melakukan reses peninjauan pekerjaan jalan di Desa Hulawa Kecamatan Telaga. [foto:humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/004-Reses-200x112.jpg)
![003 Reses Ketua DPRD Zulfikar Usira bersama Anggota Dapil Telaga Cs melakukan reses Sosialisasi pencegahan HIV/AIDS di gedung PLUT Telaga. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Reses-200x112.jpg)



![Cindy Monica 1 Anggota Komisi IV DPR RI, Fraksi Nasdem Cindy Monica Salsabila [foto:dok/nasdem]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Cindy-Monica-1-200x112.jpg)

