NUSANTARA1.ID – Empat kostentan yang akan bertarung di Pilgub Gorontalo telah mendapat nomor urut agar lebih efektif dalam dalam kampanye mendatang.
Perolehan nomor urut tersebut merupakan hasil pleno KPU Provinsi Gorontalo yang digelar Senin (23/8).
Informasi yang berhasil dihimpun, pleno ini dimulai pada pukul 14.00 Wita di Aula KPU Provinsi Gorontalo.
Sebelum dilakukan pengundian nomor urut, terlebih dulu pembacaan ketentuan tata tertib pengundian nomor oleh Anggota KPU Provinsi Gorontalo, Hendrik Imran.
Ketentuan pertama dimulai dengan pencabutan nomor antrian yang dilakukan oleh masing-masing wakil gubernur berdasarkan waktu kehadiran mendaftarkan di KPU Provinsi Gorontalo.
Calon Wakil Gubernur yang mendapat nomor paling kecil berkesempatan memilih undian nomor urut terlebih dahulu.
Pasangan Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie berkesempatan mengambil sendiri nomor urut pertama. Selanjutnya pasangan Tonny Uloli-Marten Taha, disusul pasangan Nelson Pomalingo-Kris Wartabone dan pasangan Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid.
Hasil pengundian nomor urut tersebut yakni Nomor Urut 1 (Tonny Uloli-Marten Taha), Nomor Urut 2 (Nelson Pomalingo-Kris Wartabone), Nomor Urut 3 (Hamzah Isa-Abdurrahman Abubakar Bahmid) dan Nomor Urut 4 (Gusnar Ismail-Idah Syahidah Rusli Habibie).
Nomor urut ini akan digunakan pada kampanye yang dimulai 25 September 2024. (**)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

