NUSANTARA1.ID – Pertemuan tinggi yang digelar di Kota Semarang pada tanggal 29 hingga 30 Mei 2024 menjadi arena bagi para pemangku kepentingan dari Provinsi Gorontalo untuk memperkuat strategi mengawal inflasi.
Pada pertemuan tinggi dan capacity building TPID (Tim Pengendali Inflasi Daerah) dan TP2DD (Tim Pengendali Penyakit Tertentu dan Penyakit Daerah) se-Provinsi Gorontalo, serta benchmarking klaster pertanian di Provinsi Jawa Tengah, yang berlangsung pada Rabu (29/5), Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak terkait dalam menjaga stabilitas harga barang dan jasa.
“Selain berpegang teguh pada empat upaya, yaitu ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi keterjangkauan harga, dan komunikasi yang efektif, maka satu saya tambahkan yaitu kolaborasi dengan berbagai stakeholder yang ada,” ucap Marten.
Menurutnya, jika kolaborasi tidak dilakukan, maka strategi 4K yang selama ini menjadi andalan pemerintah daerah tidak akan terlaksana.
“Kalau tidak kita lakukan kolaborasi, maka susah untuk melakukan empat upaya itu,” ucap Marten.
Dia juga menegaskan, inflasi harus terus terjaga, utamanya dalam menghadapi hari besar keagamaan dan hari besar nasional.
Karena, menurutnya di hari-hari seperti itu, masyarakat akan belanja besar-besaran untuk kebutuhan pokok. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk bisa menstabilkan harga bahan pokok demi kenyamanan masyarakat.
“Apalagi, Kota Gorontalo bukan daerah penghasil dan selalu bergantung pada daerah sekitar. Oleh karena itu, upaya untuk menjaga kelancaran distribusi adalah menjaga kerja sama dengan daerah-daerah penghasil,” kuncinya. (**)

![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)


