NUSANTARA1.ID – Jika berbicara tentang wisata budaya, Kota Gorontalo memiliki kemiripan dengan Kota Ternate dan Kota Tidore, Maluku Utara (Malut). Ini terungkap ketika rombongan Pemkot Gorontalo berkunjung ke Maluku Utara untuk belajar pengelolaan wisata Budaya Kota Tua.
Menurut Walikota Gorontalo, Marten Taha, Kota Ternate dikenal dengan peninggalan kerajaan dan kesultanan yang tersohor. Ini lantas menjadikan ibukota Maluku Utara ini, menjadi pusat destinasi wisata domestik maupun mancanegara.
“Keberadaan objek wisata di Kota Ternate, kaya akan sejarah peninggalan kebudayaan (heritage). Demikian juga dengan Tidore Kepulauan, kaya akan budaya yang kental. Sebagai kota bersejarah, Ternate dan Tidore memiliki berbagai peninggalan kebudayaan (heritage) baik yang bersifat artefaktual (kebudayaan material) maupun kebudayaan non material (nilai dan tradisi),” kata Marten Taha, Senin (4/12).
Marten Taha mengungkapkan bahwa kebudayaan dan potensi wisata yang ada di kedua daerah tersebut, punya kemiripan dengan Kota Gorontalo yakni merupakan daerah peninggalan kerajaan.
Berdasarkan kemiripan tersebut, penting bagi Marten Taha untuk mengadopsi pengelolaan potensi menjadi aset bernilai untuk pendapatan daerah.
Pertemuan dengan pemerintah kedua daerah itu, Marten Taha memaparkan profil pariwisata Kota Gorontalo yang didukung perda Nomor 11 /2016 tentang rencana induk pembangunan kepariwisataan daerah 2016-2026.
“Nantinya, kebijakan pengembangan pariwisata Kota Gorontalo akan lebih diarahkan untuk pengembangan kawasan wisata budaya kota tua,” kata Marten Taha.
![Walikota Gorontalo, Marten Taha saat menerima cinderamata dari Sekda Kota Tidore, Ismail Dukomalamo. ([foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2023/12/Pemkot-5-Tidore-300x170.jpg)
Walikota Gorontalo, Marten Taha saat menerima cinderamata dari Sekda Kota Tidore, Ismail Dukomalamo. ([foto:ist]
“Tepat ketika kami menjadikan Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan sebagai daerah tujuan untuk pelaksanaan studi tiru terhadap berbagai program kegiatan pelestarian, pengelolaan serta pemanfaatan destinasi wisata budaya/sejarah,” tegas Marten Taha.
Marten Taha pada rombongan itu didampingi Ketua TP. PKK Kota Gorontalo, Kepala Bapppeda, sejumlah Kepala Bagian dilingkungan Setda Kota Gorontalo dan pimpinan OPD terkait, diterima langsung Walikota Ternate, M. Tauhid Soleman. Sementara di Kota Tidore Kepulauan rombongan Pemkot Gorontalo diterima Sekretaris Daerah, Ismail Dukomalamo.
Selain kunjungan kerja ke pemerintah Kota Ternate dan Kota Tidore Kepulauan, Marten Taha juga bersilaturahmi dengan KKIG Kota Tidore. (**)
![Pemkot 5 Ternate Rombongan Walikota Gorontalo, Marten Taha saat diterima oleh Walikota M. Tauhid Soleman. [foto:ist]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2023/12/Pemkot-5-Ternate.jpg)
![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)
![Sofyan Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/Sofyan-Puhi-200x112.jpg)


![007 Penas Konsumsi Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo, Nani Mokodongan saat memimpin rapat persiapan Penas KTNA XVII terkait dengan konsumsi [foto:dok]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Penas-Konsumsi-200x112.jpg)


