NUSANTARA1.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gorontalo Utara berjanji akan menindak Caleg yang bermasalah yang telah memperoleh ketetapan hukum.
Penegasan ini disampaikan Ketua KPU Gorontalo Utara, Sofyan Djakfar setelah salah seorang anggota Bawaslu menyentil masalah tersebut pada Rapat Pleno penetapan calon anggota DPRD Gorontalo Utara, Rabu (13/6).
Seperti diketahui, bahwa pada pelaksanaan Pileg kemarin, ada temuan maupun laporan terhadap dugaan pelanggaran Pemilu yang dilakukan sejumlah Caleg.
Dari sekian banyak laporan tersebut, ada satu pelanggaran Pemilu yang direkomendasikan ke aparat penegak hukum (APH) dan telah berproses, bahkan telah memiliki putusan dari Pengadilan Tinggi.
“Hanya saja, saat ini sesuai dengan tahapannya, kami mengadakan rapat pleno terbuka untuk menetapkan dulu perolehan kursi dan calon anggota DPRD Gorontalo Utara yang terpilih,” ungkapnya.
Sofyan Djakfar mengaku akan melakukan konfirmasi kepada partai politik dimana Caleg tersebut bernaung.
“Untuk waktunya paling lambat 14 hari setelah rapat pleno penetapan dilaksanakan,” tegasnya. (*)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

