NUSANTARA1.ID – Staf Khusus Presiden (Stafsus) Billy Mambrasar telah mengungkap adanya praktek pemberian kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk anggota DPR.
Menurut Billy Mambrasar, praktek ini telah berlangsung cukup lama dan menghalangi para pelajar yang sebenarnya layak mendapatkan bantuan KIP Kuliah.
Billy Mambrasar menjelaskan bahwa anggota DPR biasanya menggunakan kuota KIP Kuliah yang mereka peroleh untuk mengakomodasi sanak saudara atau orang terdekat lainnya, bukan untuk membantu para pelajar yang memang membutuhkan.
Maka dari itu, Billy Mambrasar berharap praktik tersebut dapat segera dihentikan agar dana bantuan KIP Kuliah benar-benar dapat diterima oleh pelajar yang membutuhkannya.
Billy Mambrasar juga menyatakan keyakinannya bahwa jika praktek tersebut dihentikan, sistem pemberian KIP Kuliah dari pemerintah akan menjadi lebih baik dan tepat sasaran.
Terlebih lagi jika sistem pendataan terpusat dapat diperbaiki untuk memastikan bahwa penerima KIP Kuliah adalah mereka yang benar-benar membutuhkan dan program studinya dapat terpantau dengan baik.
Informasi itu lantas memantik reaksi Pengamat Kebijakan Publik, Gigin Praginanto, yang mana menurutnya hal tersebut membuktikan bahwa penghasilan negara yang sangat besar bisa membuat orang semakin ganas.
“Ini membuktikan bahwa penghasilan yang sangat besar bisa membuat orang berjiwa bajingan makin ganas,” ujar Gigin Praginanto dalam keterangannya di aplikasi X @giginpraginanto (12/5).
Gigin Praginanto merasa tidak habis pikir melihat rakusnya pejabat Indonesia yang merampok jatah pendidikan orang tidak mampu.
“Mereka bahkan merampok jatah pendidikan untuk orang tak mampu,” tandasnya. (*)

![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)
![Olahraga Ilustrasi. Olahraga terbaik untuk usia 50 tahun ke atas sebaiknya dipilih dengan mempertimbangkan keamanan serta risiko cedera yang lebih rendah. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Olahraga-200x112.jpg)
![Film Anak-Anak Bambu Salah satu adegan dalam film Anak-Anak Bambu. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Film-Anak-Anak-Bambu-200x112.jpeg)
![Minum Kopi Ilustrasi. Minum 2 cangkir kopi sehari umumnya masih tergolong aman. Namun, waktu minum kopinya yang perlu lebih diperhatikan. [foto:dok/blackmores]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Minum-Kopi-200x112.jpg)
![Piala Dunia Bagian bawah trofi Piala Dunia FIFA yang terukir para juara sejak 1974. Sebelumnya, Piala Dunia memperebutkan trofi Jules Rimet pada 1930-1970. [foto:dok/miguel schincariol/AFP]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Piala-Dunia-200x112.jpg)

