NUSANTARA1.ID – Polwan Polda Gorontalo menemui korban banjir khususnya anak-anak guna memberikan trauma healing pasca banjir yang terjadi di Tolinggula, Gorontalo Utara.
Kompol Karsum Ahmad S.H selaku Pakor Polwan Polda Gorontalo menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah upaya Polri untuk menghibur dan mengobati psikologi para korban khususnya anak.
“Gangguan psikologis seperti kecemasan, panik dan gangguan lainnya, maka dari itu kami lakukan trauma healing.”ucapnya.
Lebih lanjut, Kasi Binlat Ditbinmas Polda Gorontalo juga menambahkan bahwa memberikan trauma healing menjadi langkah yang tepat dengan memberi motivasi dan penguatan secara psikologis guna membangkitkan kembali semangat hidup masyarakat pasca banjir yang terjadi di Tolinggula.
“Diharapkan dengan kegiatan trauma healing ini, anak dan masyarakat secara emosi bisa lebih tenang, lebih stabil, sehingga bisa berpikir positif dan tidak merasa takut lagi,” tutupnya. (**)
Rilis

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

