NUSANATARA1.ID – Semarak tradisi Tumbilotohe semakin terasa di Kota Gorontalo menjelang tiga malam terakhir di Bulan Ramadan.
Hal tersebut tercermin dari antusiasme masyarakat yang menghiasi sejumlah ruas jalan di Kota Gorontalo dengan ribuan lampu.
Perbedaan mencolok terlihat dari panjangnya rute jalan yang kini telah dihiasi dengan dengan lampu, khususnya di sepanjang Jalan Durian, Kecamatan Dungingi, Kelurahan Tomulabutao Selatan.
Proses penghiasan jalan ini telah dimulai sejak satu minggu yang lalu dan ditargetkan rampung pada Sabtu mendatang.
Hal ini tentunya berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, dimana tahun ini rute jalan yang dihiasi lampu terbilang lebih panjang.
Untuk pemilihan jenis lampu sendiri, mayoritas masyarakat lebih memilih menggunakan lampu tumblr dibanding lampu botol, karena dianggap lebih sederhana dan ekonomis.
Namun, hal tersebut tidak mengurangi semangat mereka dalam merayakan tradisi yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari budaya Gorontalo di setiap Ramadan. (*)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

