NUSANTARA1.ID – Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo targetkan partisipasi Pemilihan Umum untuk 2024 mendatang berada diatas 90 persen.
Dimana lewat monitoring logistik Pemilu yang dilaksanakan di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ketua Komisi I AW Thalib mengatakan untuk partisipasi pemilu sebelumnya kurang lebih berada di angka 86 persen dan 14 persen yang tidak menggunakan hak suaranya. Untuk itu hal ini mendorong pemerintah untuk mengurangi potensi tersebut.
“Sebanyak 14 persen itu jumlahnya seratus ribu yang tidak menggunakan hak suaranya, jadi jangan sampai bertambah lagi, dimana yang kemarin 14 persen seharusnya untuk 2024 partisipasinya naik berada di atas 90 persen jangan lagi di atas 80 persen,” ujar AW Thalib, Rabu (15/10).
Tak hanya itu, faktor lain dari adanya dorongan pemerintah ini yaitu terkait persoalan masyarakat yang selama ini tidak pernah mendapat bantuan dari pemerintah sehingga mereka tidak ingin terlibat lagi dalam Pemilu.
“Oleh karenanya perlu dilakukan upaya sosialisasi kepada mereka, bahwa jika ini menjadi sebuah alasan maka mereka akan kehilangan hak politik, justru ini akan membuat mereka apatis dengan sistem demokrasi yang ada,” jelas AW Thalib.
Sehingga untuk menangani persoalan ini, Pemerintah Provinsi Menghimbau seluruh elemen baik itu dari KPU, pemerintah setempat , dan juga Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) untuk dapat melakukan upaya sosialisasi terkait pentingnya penggunaan hak suara dalam Pemilu.
“Ini merupakan hal yang sangat penting, karena Pemilu ini merupakan sebuah sistem demokrasi yang dibangun di negara kita,” kuncinya. (*)

![Mohamad Rizki Pateda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone Bolango, Mohamad Rizki Pateda. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Mohamad-Rizki-Pateda-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)

