Kapolda Gorontalo Minta Manfaatkan Kesempatan Selama Belajar di SPN 

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M saat memberi sambutan pada acara pembukaan pendidikan dan pembentukan Bintara. (Foto: Ist)
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M saat memberi sambutan pada acara pembukaan pendidikan dan pembentukan Bintara. (Foto: Ist)

NUSANTARA1.ID – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, M.M, meminta kepada peserta didik yang ikut pendidikan di SPN untuk memanfaatkan kesempatan. Artinya, waktu yang diberikan selama 5 bulan kedepan digunakan untuk menimba ilmu. 

Penegasan ini disampaikan saat memberi sambutan pada upacara pembukaan Pendidikan dan Pembentukan Bintara Polri Gelombang II tahun ajaran 2023, Selasa, (25/7) di Lapangan SPN Gorontalo. Upacara itu dihadiri Pejabat Utama Polda Gorontalo, Ketua Bhayangkari Daerah Ny. Luci Yoyol bersama pengurus Bhayangkari, unsur pemerintah, serta perwakilan orang tua siswa.

Menurut Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol, terpilihnya para peserta didik saat ini, merupakan sebuah sukses awal dari perjuangan panjang yang harus ditempuh. Keberhasilan ini tidak lepas dari kesungguhan, ketekunan dan keuletan saudara disertai doa restu dan dukungan dari orang tua dan keluarga serta berkah dan karunia Allah SWT, Tuhan Yang Maha Esa. 

Bacaan Lainnya

“Oleh karena itu, manfaatkan kesempatan yang berharga ini dengan sebaik-baiknya untuk menimba ilmu pengetahuan dan keterampilan. Serta memperluas dan menambah wawasan tentang Kepolisian secara sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Karena sesungguhnya kehidupan itu adalah pembelajaran yang panjang dan tidak akan pernah berakhir untuk belajar,” kata Irjen Pol. Drs. Angesta Romano Yoyol.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda Gorontalo juga turut mengucapkan selamat belajar dan berlatih kepada para siswa. Juga menitipkan pesan kepada para Kasatdik, para guru, Gadik, Instruktur dan pengasuh untuk mendidik calon anggota Polri yang baik.

“Berikan pendidikan dan pembelajaran yang terbaik kepada siswa selama mengikuti pendidikan, laksanakan tugas mulia ini secara ikhlas dan dengan penuh dedikasi, agar program pendidikan dapat berjalan dengan aman dan lancar sampai dengan penutupan pendidikan nantinya,” kuncinya. (*)

Rilis

Pos terkait