Komisi I Kunjungi Kantor BPS Gorontalo, Pastikan Desil Sesuai Kondisi Warga

Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, saat kunjungan kerja ke BPS, Selasa 4 Agustus 2026. [foto:dok/humas]
Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, saat kunjungan kerja ke BPS, Selasa 4 Agustus 2026. [foto:dok/humas]

NUSANTARA1.ID – Menindaklanjuti aspirasi dan keluhan masyarakat terkait peningkatan kesejahteraan melalui sistem pengelompokan yang membagi data atau tingkat kesejahteraan masyarakat (Desil) pada Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, melakukan kunjungan kerja ke BPS Provinsi Gorontalo, Selasa 4 Agustus 2026. 

Anggota Komisi I, Yeyen S. Sidiki pada pertemuan itu, mengungkapkan bahwa berdasarkan aspirasi yang disampaikan kepada komisi I saat kunjungan lapangan ke sejumlah desa, bahwa banyak warga yang masih membutuhkan bantuan, sudah tidak mendapatkan bantuan lagi akibat data yang tidak akurat, bahkan ada warga yang kondisi ekonominya mulai membaik, malah masuk dalam data penerima bantuan. 

“Kami menemukan banyak warga miskin yang secara mendadak bergeser dari kelompok prioritas atau Desil 1–5, menjadi kelompok sejahtera Desil 6–9 setelah pembaruan data, padahal kondisi ekonomi mereka tidak berubah. Hal ini juga sempat dikeluhkan oleh pihak desa/kelurahan, karena mereka tidak dilibatkan dalam pendataan di lapangan. Padahal mereka yang tahu kondisi riil di lapangan,” kata Yeyen S. Sidiki.

Bacaan Lainnya

Aleg tiga periode ini juga sempat menyentil soal model PMT (Proxy Mean Test) dalam DTSEN, yang menggunakan pendekatan formula statistik (estimasi/prediksi). Dimana formula ini terkadang meleset di lapangan, menyebabkan warga yang benar-benar miskin tidak masuk data atau warga mampu justru terdata mendapatkan bansos.

“Kami berharap hal ini bisa menjadi perhatian BPS sebagai instansi yang berwenang dalam pengambilan dan penyusunan data dilapangan,” harapnya.

Kunjungan komisi I dipimpin Ketua Komisi Fadli Poha, Wakil Ketua Komisi Sitti Nurayin Sompie, anggota Fikram Salilama, Umar Karim, Femmy Udoki, Ramdan Liputo, Dedi Hamzah, pejabat dinas/instansi terkait, serta Kepala BPS Provinsi Gorontalo Agus Sudibyo bersama jajaran. (*)

Pos terkait