Haris Tome Didaulat Pimpin BPD se-Kabupaten Gorontalo Lewat ABPEDNAS

Haris Suparto Tome
Haris Suparto Tome

NUSANTARA1.ID – Struktur organisasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kabupaten Gorontalo mulai diperkuat melalui pembentukan kepengurusan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) tingkat kabupaten.

Tokoh birokrasi Kabupaten Gorontalo, Haris Suparto Tome, dipercaya memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) ABPEDNAS Kabupaten Gorontalo usai ditunjuk langsung oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) ABPEDNAS.

Penunjukan tersebut dirangkaikan dengan agenda silaturahmi antara jajaran DPP dan DPC ABPEDNAS bersama Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang berlangsung di rumah jabatan bupati, Rabu 13 Mei 2026.

Bacaan Lainnya

Rombongan ABPEDNAS dipimpin Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Faisal Rustam, dan diterima langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi bersama Wakil Bupati Tonny Junus.

Dalam pertemuan itu, Faisal Rustam menyebut Haris Tome dipilih karena dinilai memiliki kapasitas membangun komunikasi lintas lembaga, terutama dalam menjembatani hubungan antara BPD dan pemerintah daerah.

Menurutnya, keberadaan ABPEDNAS tidak sekadar menjadi wadah organisasi, tetapi juga diharapkan mampu memperkuat fungsi pengawasan dan aspirasi BPD dalam mendukung tata kelola pemerintahan desa.

“ABPEDNAS harus menjadi ruang konsolidasi bagi BPD agar semakin aktif mengawal pembangunan dan pelayanan masyarakat di desa,” ujar Faisal.

Ia berharap kepengurusan baru di Kabupaten Gorontalo dapat menghadirkan koordinasi yang lebih solid antar-BPD sekaligus mendorong kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Sementara itu, Haris Tome menyatakan kesiapan menjalankan amanah yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan, langkah awal yang akan dilakukan yakni memperkuat komunikasi dan menyatukan seluruh BPD di Kabupaten Gorontalo dalam satu arah gerak organisasi.

Menurut Haris, desa memiliki posisi penting dalam pembangunan daerah sehingga peran BPD perlu diperkuat agar mampu berjalan seiring dengan program pemerintah.

“Kami ingin membangun sinergi yang baik antara BPD dan pemerintah daerah sehingga program pembangunan desa bisa berjalan lebih maksimal,” kata Haris.

Pejabat yang saat ini menjabat Asisten III Administrasi Umum Setda Kabupaten Gorontalo itu juga menilai keberadaan ABPEDNAS dapat menjadi wadah bertukar gagasan dan menyerap persoalan yang dihadapi BPD di tingkat desa. (*)

Pos terkait