NUSANTARA1.ID — Perubahan perilaku generasi muda di era digital menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam upaya pelestarian naskah kuno sebagai bagian dari warisan budaya daerah.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menilai generasi muda saat ini semakin jauh dari budaya literasi naskah tradisional karena lebih terbiasa dengan teknologi digital. Kondisi tersebut dinilai menjadi tantangan sekaligus peluang dalam menjaga keberlangsungan sejarah Gorontalo.
“Generasi muda kita sudah beralih ke digital. Ini tantangan, tapi juga peluang. Karena itu, hasil penelusuran naskah harus segera ditransformasikan ke dalam bentuk digital,” ujar Sofyan saat membuka sosialisasi penelusuran naskah kuno di Ruang Dulohupa, Selasa 7 April 2026.
Ia menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting agar dokumen sejarah tidak hanya tersimpan secara fisik, tetapi juga dapat diakses lebih luas oleh masyarakat, khususnya generasi muda.
![Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat membuka Sosialisasi penelusuran naskah kuno di ruang Dulohupa. [foto:juna/nusantara1]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/008-Naskah-Kuno-200x112.jpg)
“Dokumen ini adalah bukti otentik sejarah kita. Harus ada upaya bersama untuk mendokumentasikan, termasuk dengan membuat duplikat dan menyimpannya secara digital,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perpustakaan Kabupaten Gorontalo, Doni Lahatie, mengatakan bahwa digitalisasi tidak hanya bertujuan menyimpan arsip, tetapi juga menghidupkan kembali nilai budaya di tengah masyarakat modern.
“Kalau tidak mengikuti perkembangan zaman, warisan ini bisa terabaikan. Digitalisasi menjadi jembatan antara generasi lama dan generasi muda,” kata Doni.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira, jajaran pemerintah daerah, tokoh adat, serta masyarakat.
Melalui kegiatan ini, pemerintah berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga berperan sebagai pelaku utama dalam mendokumentasikan dan melestarikan sejarah budaya Gorontalo di era digital. (*)
![Sofran Puhi Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Sofran-Puhi.jpg)

![005 WPR Pemkab Bone Bolango dan Pemprov Gorontalo saat melakukan audiensi bersama Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Rabu 9 September 2026. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/005-WPR-200x112.jpeg)
![003 KUA PPAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama Ketua DPRD, Zulfikar Usira saat menandatangani KUA-PPAS 2027. [foto;dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/003-KUA-PPAS-200x112.png)
![002 Bantuan Bibit Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyalurkan bantuan Beras CPP dan bibit jagung hibrida kepada masyarakat di Desa Huntu, Kecamatan Batudaa, Rabu 9 September 2026. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/002-Bantuan-Bibit-200x112.jpg)
![004 Dinas Kesehatan SAKIP Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu saat menyerahkan hadiah kepada peraih nilai tertinggi SAKIP Award 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Meyrin Kadir. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/004-Dinas-Kesehatan-SAKIP-200x112.jpg)
![003 SAKIP Foto bersama para penerima SAKIP Award 2026 Bone Bolango. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/003-SAKIP-200x112.jpg)

