Polda Gorontalo Bantu Ringankan Beban Warga Lewat Pasar Murah

Pasar Murah di Halaman Polda Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]
Pasar Murah di Halaman Polda Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Kepolisian Daerah Gorontalo bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah bersubsidi di halaman Mapolda Gorontalo, Kamis 12 Februari 2026. Kegiatan ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat yang datang untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih terjangkau.

Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Widodo, mengatakan pasar murah tersebut merupakan bentuk kolaborasi antara Polda dan pemerintah daerah untuk membantu masyarakat menghadapi kebutuhan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Alhamdulillah masyarakat sangat menyambut baik kegiatan ini. Ini merupakan kolaborasi antara Polda dan Pemerintah Provinsi yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat agar menjelang Lebaran tidak ada kekhawatiran terkait kebutuhan pokok,” ujar Widodo usai meninjau pelaksanaan pasar murah bersama Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, harga bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, bahkan selisihnya bisa mencapai lebih dari 60 persen.

Widodo menilai, kegiatan tersebut tidak hanya berdampak bagi masyarakat yang membeli langsung di lokasi pasar murah, tetapi juga dapat memberikan pengaruh terhadap stabilitas harga di pasaran.

“Efeknya bukan hanya pada jual-beli di sini, tetapi juga secara lebih luas. Pedagang di luar tentu akan melihat harga yang ada di sini sehingga menjadi pertimbangan untuk menaikkan harga. Ini bisa membantu menjaga stabilitas harga di masyarakat,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Gorontalo, Faizal Lamakaraka, menyampaikan bahwa pasar murah yang digelar di Polda Gorontalo merupakan titik ke-8 selama Ramadan.

Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyediakan tujuh komoditas kebutuhan pokok, yakni beras, gula, telur, minyak kelapa, bawang merah, cabai merah dan daging ayam.

Jika dibeli dengan harga normal, seluruh komoditas tersebut bernilai sekitar Rp257 ribu. Namun melalui program subsidi dari Pemerintah Provinsi Gorontalo, masyarakat bisa mendapatkannya dengan harga Rp95 ribu atau sekitar 62 persen lebih murah dari harga pasaran.

Selain penjualan bahan pokok bersubsidi, kegiatan ini juga melibatkan sekitar sembilan ritel modern yang turut menawarkan produk dengan harga promo, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Pemerintah memastikan kegiatan pasar murah ini menjadi salah satu langkah menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang Idulfitri. (*)

Pos terkait