Mahasiswi Jadi Korban Pelecehan Saat Melintas Monano

Korban saat melaporkan di Polda Gorontalo terkait kejadian yang dialami [foto:dok]
Korban saat melaporkan di Polda Gorontalo terkait kejadian yang dialami [foto:dok]

NUSANTARA1.ID – Seorang mahasiswi berusia 24 tahun berinisial SBS menjadi korban dugaan kekerasan dan pelecehan seksual saat melintas menggunakan sepeda motor di Desa Tolitehuyu, Kecamatan Monano, Kabupaten Gorontalo Utara, Jumat 20 Februari 2026 siang.

Korban mengungkapkan, peristiwa itu terjadi saat dirinya dalam perjalanan dari arah Buol menuju Limboto. Saat melintasi jalan yang relatif sepi karena bertepatan dengan waktu salat Jumat, seorang pria tak dikenal tiba-tiba mendekat menggunakan sepeda motor.

“Dia tiba-tiba muncul di samping saya, lalu memukul dada dan memegang area sensitif,” ujar SBS saat diwawancarai awak media, Selasa 24 Februari 2026.

Bacaan Lainnya

Merasa terancam, korban berusaha melawan dengan menendang bagian belakang sepeda motor pelaku hingga keduanya terjatuh. Setelah terjatuh, korban lebih dulu bangkit dan mencabut kunci motor pelaku sebelum melarikan diri ke arah tanjakan.

“Pelaku sempat mengejar, tapi kemudian kembali ke motornya dan melarikan diri,” jelasnya.

Korban menyebut pelaku diperkirakan berusia sekitar 20 hingga 25 tahun dan beraksi seorang diri. Lokasi kejadian yang tidak jauh dari permukiman, namun dalam kondisi sepi, membuat korban tidak sempat meminta pertolongan.

Didampingi kuasa hukumnya, Ali Rajab, korban telah melaporkan kasus tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo. Korban juga telah menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara sebagai bagian dari proses hukum.

Pihak pendamping hukum menyatakan korban mengalami trauma akibat kejadian tersebut dan berharap aparat kepolisian segera mengungkap serta menangkap pelaku agar memberikan efek jera. Kasus ini kini dalam penanganan penyidik dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut. (*)

Pos terkait