Program KB Masif, Kabupaten Gorontalo Raih Pengakuan Nasional dan Rekor MURI

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima sertifikat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan capaian 57.936 akseptor IUD. [foto:dok/humas]
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima sertifikat rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) dengan capaian 57.936 akseptor IUD. [foto:dok/humas]

NUSANTARA1.ID – Komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam memperkuat program Keluarga Berencana (KB) berbuah pengakuan di tingkat nasional. Pada pelaksanaan Apel Korpri Februari 2026, daerah ini diumumkan sebagai peraih peringkat ketiga terbaik nasional dalam pelayanan KB pada peringatan HUT Ikatan Bidan Indonesia (IBI) ke-74 tahun 2025.

Capaian tersebut merupakan hasil evaluasi Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) terhadap kinerja daerah dalam memperluas cakupan layanan KB, termasuk metode kontrasepsi jangka panjang. Penghargaan diserahkan melalui perwakilan provinsi sebagai bentuk apresiasi atas konsistensi Kabupaten Gorontalo dalam menjalankan program kependudukan.

Tak hanya meraih penghargaan, Kabupaten Gorontalo juga mencatat prestasi spektakuler dengan membukukan 57.936 peserta aktif IUD dan mendapatkan pengakuan dari Museum Rekor Indonesia (MURI). Angka tersebut mencerminkan tingginya partisipasi masyarakat dalam memilih kontrasepsi jangka panjang sebagai upaya perencanaan keluarga.

Bacaan Lainnya

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja terpadu antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, organisasi profesi, serta dukungan masyarakat.

Menurutnya, penguatan program KB menjadi bagian penting dalam strategi pembangunan daerah, karena berkontribusi langsung terhadap peningkatan kualitas hidup keluarga.

Ia menambahkan, capaian tersebut harus dijaga dengan terus meningkatkan pelayanan, sosialisasi, dan pendampingan kepada masyarakat, terutama dalam memastikan akses layanan yang merata hingga ke wilayah pelosok. (*)

Pos terkait