NUSANTARA1.ID – Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira menegasakan, kendati ruang fiskal terbatas, pihaknya tetap berkomitmen menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara maksimal, dengan memprioritaskan kebutuhan mendasar masyarakat.
Salah satu bukti menurut Zulfikar Usira yakni dengan adanya reses yang digelar saat ini pada dapil masing-masing.
“Parlemen tak boleh ‘lumpuh’ hanya karena keterbatasan anggaran,” tegas Zulfikar Usira saat menjalani reses di daerah pemilihan (Dapil) Telaga Cs, senin 9 Februari 2026.
Lanjut katanya, sebaliknya, krisis justru menjadi ujian keberpihakan, apakah kebijakan tetap berpijak pada rakyat, atau terjebak pada rutinitas birokrasi.
“Sebagai wakil rakyat, kami akan terus berupaya semaksimal mungkin, tugas kami adalah memastikan setiap rupiah anggaran benar-benar menyentuh kepentingan rakyat, terutama pendidikan, infrastruktur dasar, dan pelayanan publik,” jelasnya.
Reses tidak hanya berlangsung dalam ruang dialog formal bersama pihak sekolah dan masyarakat, namun juga dilanjutkan dengan peninjauan langsung kondisi jalan di Desa Hulawa, Kecamatan Telaga.
Langkah ini menegaskan bahwa DPRD tidak sekadar mendengar keluhan, tetapi turun langsung melihat realitas lapangan. Reses merupakan instrumen penting demokrasi yang tidak boleh dimaknai secara seremonial semata tetapi ruang strategis bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung.
“Apa yang disampaikan hari ini, baik di sektor pendidikan maupun infrastruktur, akan menjadi bahan perjuangan kami di parlemen. DPRD hadir bukan untuk menjaga jarak, tetapi untuk memastikan suara rakyat benar-benar sampai ke meja kebijakan,” tegasnya lagi.
Dirinya lantas mengungkap jika kondisi keuangan daerah yang saat ini tengah menghadapi efisiensi anggaran, sebagai dampak dari penyesuaian fiskal dan kebijakan nasional.
“Kami harus jujur kepada masyarakat bahwa kondisi keuangan daerah sedang dalam situasi efisiensi anggaran. Tak semua usulan bisa langsung direalisasikan. Tetapi ini tidak berarti kami berhenti bekerja. Justru di tengah keterbatasan inilah DPRD dituntut lebih cermat, lebih tajam, dan lebih berpihak,” ungkapnya.
Reses di Dapil telaga Cs juga didampingi oleh sejumlah OPD terkait, pemerintah kecamatan dan pemerintah desa.
Selain Zulfikar Usira, legislator yang hadir pada reses tersebut yakni Ramsi Sondakh, Rivon Ui, Arifin Kilo, Rahmat Hasan serta Yanto Sudirman. (*)
![004 Kunjungan Pimpinan DPRD bersama anggota Komisi III dan Sekwan, saat kunjungan di Kelurahan Tilihuwa, Kecamatan Limboto. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/004-Kunjungan-200x112.jpg)

![002 Komisi IV Rapat pembahasan RAPBD 2027 Komisi IV bersama Dinas Dikbud Provinsi Gorontalo. [foto:dok/pendamping komisi]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/002-Komisi-IV-200x112.jpg)
![001 Akses Pinogu Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT. Mopili, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan pejabat terkait lainnya, saat koordinasi dengan Dirjen KSDAE Kementerian Kehutanan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/10/001-Akses-Pinogu-200x112.jpg)
![031 Kunjungan Kalapas Pertemuan Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo bersama pimpinan DPRD Provinsi Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/031-Kunjungan-Kalapas-200x112.jpg)
![029 Komisi IV Kunjungan Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo di Desa Tenggela, Kabupaten Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/029-Komisi-IV-200x112.jpg)

