NUSANTARA1.ID – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Gorontalo mencatat masih terdapat lima korban dari total operasi SAR sepanjang tahun 2025 yang hingga kini belum berhasil ditemukan.
Kasubsie Operasi Kantor SAR Gorontalo, Halidin, mengungkapkan bahwa sepanjang Januari hingga Desember 2025, pihaknya telah menangani 31 operasi SAR di wilayah Provinsi Gorontalo. Dari seluruh operasi tersebut, sebagian besar korban berhasil ditemukan, namun lima di antaranya masih dinyatakan hilang.
“Dari total operasi SAR tahun 2025, korban yang ditemukan selamat berjumlah 24 orang, sementara 19 orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Namun masih ada lima korban yang hingga saat ini belum ditemukan,” ujar Halidin saat diwawancarai awak media, Kamis 18 Desember 2025.
Ia menjelaskan, lima korban yang belum ditemukan tersebut didominasi oleh kasus orang hanyut dan hilang, terutama saat melakukan aktivitas memancing dan kejadian hanyut di sungai. Salah satu wilayah yang kerap menjadi lokasi kejadian adalah Sungai Bone, yang tercatat mengalami sekitar lima kasus orang hanyut atau hilang.
Menurut Halidin, pencarian terhadap korban yang belum ditemukan telah dilakukan sesuai prosedur operasi SAR, termasuk perpanjangan waktu pencarian hingga evaluasi kondisi lapangan, cuaca, serta potensi risiko bagi tim penyelamat.
“Faktor cuaca dan kondisi alam sangat memengaruhi proses pencarian. Arus sungai yang deras, curah hujan tinggi, serta keterbatasan visibilitas menjadi tantangan utama,” jelasnya.
Halidin menambahkan, seluruh wilayah Gorontalo memiliki potensi risiko kecelakaan, baik di laut maupun di sungai, terutama saat cuaca ekstrem.
Sebagai langkah antisipasi, Basarnas Gorontalo memastikan kesiapsiagaan personel tetap terjaga selama 24 jam, termasuk kesiapan peralatan SAR di kantor induk maupun pos siaga.
Di akhir keterangannya, Halidin mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan tidak mengabaikan kondisi cuaca sebelum beraktivitas.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca dari BMKG dan mengikuti imbauan pemerintah daerah, agar kejadian serupa tidak terus berulang,” kuncinya. (*)
![Basarnas Gorontalo Kantor Basarnas Gorontalo [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Basarnas-Gorontalo.jpg)


![003 Kejari Penyerahan kendaraan dinas secara simbolis oleh Kejari ke Bupati Bone Bolango, Ismet Mile [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Kejari-200x112.jpg)
![010 Menara Peninjauan taman di kawasan menara limboto. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/010-Menara-200x112.jpg)
![009 Pelantikan Kepsek Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melantik Kepala Sekolah Se Kabupaten Gorontalo. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/009-Pelantikan-Kepsek-200x112.jpg)
![007 Pangkalan Komisi II tinjau langsung persoalan distribusi gas LPG 3 Kg di Desa Dunggala Kecamatan Tibawa. [foto:ist/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/007-Pangkalan-200x112.jpg)

