Pansus Ranperda Kepemudaan DPRD Gorontalo Dalami Kolaborasi Pemuda di Yogyakarta

Pansus Ranperda Kepemudaan DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan pertemuan dengan KNPI DIY, Sabtu 22 November 2025. [foto:ist/humas]
Pansus Ranperda Kepemudaan DPRD Provinsi Gorontalo saat melakukan pertemuan dengan KNPI DIY, Sabtu 22 November 2025. [foto:ist/humas]

NUSANTARA1.ID  – Panitia Khusus (Pansus) Ranperda Kepemudaan DPRD Provinsi Gorontalo melakukan pertemuan dengan pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DIY, Sabtu 22 November 2025 mempersiapkan Ranperda Kepemudaan Gorontslo.

Rombongan dipimpin Ketua Pansus, Ghalieb Lahidjun, bersama anggota Pansus Limonu Hipi, Hamzah Muslimin, Moh. Iqbal Al Idrus, Gustam Ismail dan Ekwan Ahmad, serta didampingi tim Sekretariat DPRD Provinsi Gorontalo.

Pertemuan diterima langsung oleh Sekretaris KNPI DIY, Agung Widyanto. Agenda ini digelar untuk menggali informasi dan memperkuat substansi Ranperda Kepemudaan pasca diberlakukannya Perda Nomor 9 Tahun 2024.

Bacaan Lainnya

Ketua Pansus, Ghalib Lahidjun, menyampaikan bahwa diskusi dengan KNPI DIY memberikan sudut pandang baru dalam penyusunan kebijakan kepemudaan.

“Sebelum ke Jogja, yang ada di pikiran Pansus kepemudaan adalah bagaimana kita bisa mensubsidi anggaran sebanyak-banyaknya untuk organisasi kepemudaan. Tapi setelah berdiskusi dengan teman-teman KNPI DIY, kami memahami bahwa yang paling strategis itu adalah sinergitas yang dirancang melalui rencana aksi daerah. Kemudian anak-anak muda didorong untuk terlibat dalam kegiatan itu,” ujar Ghalib.

Menurutnya, pendekatan kolaboratif dinilai lebih efektif dan memberi dampak jangka panjang, dibanding hanya menambah besaran subsidi anggaran.

Sementara itu, Sekretaris KNPI DIY, Agung Widyanto, memaparkan sejumlah program kreativitas pemuda yang menjadi motor penggerak sektor kewirausahaan dan ekonomi kreatif.

“Di DIY ada program kreativitas pemuda sehingga banyak anggaran dialokasikan untuk pengembangan UMKM dan wirausaha muda. Sektor-sektor kreatif itu disuport melalui regulasi agar semua anak muda bisa terfasilitasi,” jelas Agung.

Ia berharap sinergi antar wilayah terus diperkuat untuk menggelorakan peran pemuda secara nasional.

“Sinergi antara provinsi ini sangat bagus. Kita saling belajar dan berkomunikasi sehingga bisa menggaungkan etos pemuda di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Pansus DPRD Provinsi Gorontalo berharap kunjungan ke Yogyakarta dapat menjadi referensi penting dalam penyempurnaan Ranperda Kepemudaan Gorontalo. (*)

Pos terkait