NUSANTARA1.ID – Aktivitas luar ruang yang tinggi di kalangan mahasiswa mendorong Mapala Belantara FIP UNG menggelar pelatihan penanganan dasar untuk membekali mahasiswa menghadapi risiko kecelakaan ringan yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan ini berlangsung di aula Prodi Psikologi FIP UNG pada Sabtu 15 November 2025 dan melibatkan sekitar 100 mahasiswa dengan dukungan Basarnas Gorontalo.
Ketua pelaksana, Azhar Laindjong, menjelaskan bahwa pelatihan ini menjadi bagian dari program edukasi Mapala untuk meningkatkan kesiapsiagaan mahasiswa.
Menurutnya, aktivitas mahasiswa yang tinggi di luar ruangan membuat pengetahuan dasar pertolongan pertama menjadi kebutuhan.
“Mahasiswa ini bukan hanya di kelas atktivitas di luar ruangan juga sangat melekat di mahasiswa, sehingga kami melihat perlunya edukasi atau berupa pelatihan dasar dalam menangani hal-hal yang tidak diinginkan ketika terjadi di sekitar kita,” ungkap Azhar.
Azhar menyebutkan bahwa sejumlah aktivitas harian yang dilakukan turut disertakan resikonya masing-masing.
“Kayaknya setiap aktivitas berisiko, ya. Makan saja bisa jadi celaka kalau tersendat dan tidak ditangani segera,” jelasnya.
Dalam sesi materi, Basarnas Gorontalo memberikan pelatihan pertolongan pertama, seperti penanganan sesak napas, membantu pernapasan orang pingsan yang kekurangan oksigen, serta teknik penanganan tersedak.
Peserta kemudian melakukan praktik langsung dengan pendampingan anggota Basarnas menggunakan mannequin.(*)
![Mapala1 Proses pembekalan dan praktik pertolongan dasar oleh Basarnas terhadap mahasiswa dalam kegiatan yang diselenggarakan Mapala Belantara FIP UNG, Sabtu, 15 November 2025. [foto:fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/11/Mapala1-1.jpg)


![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

![008 PLN Konserfasi Narasumber dari Universitas Muhammadiyah Gorontalo memberikan materi pada Pelatihan SMART PATROL kepada masyarakat di Kecamatan Taluditi, Kabupaten Pohuwato tentang Program Konservasi Burung Julang Sulawesi. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/008-PLN-Konserfasi-200x112.jpg)

