NUSANTARA1.ID — Jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini tercatat 72 orang yang terdeteksi mengidap penyakit tersebut.
Pengelola Program HIV Dinas Kesehatan, Epafras Y Dumaili, mengatakan angka tersebut dihimpun dari pasien yang berobat di puskesmas maupun yang datang langsung ke Dinas Kesehatan.
“Dari angka ini, pengidap HIV/AIDS yang termuda umurnya 20-an tahun dan yang tertua umur 60-an, dan terbanyak adalah laki-laki,” ungkapnya.
Epafras menuturkan, para pengidap berasal dari beragam profesi, termasuk mahasiswa. Mayoritas di antaranya merupakan pekerja yang pernah bekerja di luar daerah.
“Ada yang tidak mengetahui bahwa mengidap, nanti setelah melakukan pemeriksaan baru terdeteksi. Namun ada juga yang menyadari bahwa mereka berpotensi, langsung datang dan melakukan pemeriksaan,” jelasnya.
Menurutnya, penderita HIV/AIDS di Sangihe menjalani pengobatan rutin di puskesmas atau langsung di Dinas Kesehatan, dengan pemantauan ketat oleh petugas.
Kemudian, katanya bagi pengidap yang akan keluar daerah itu tidak dilarang. Mengingat ada aplikasi SIHA (Sistem Informasi HIV/AIDS) yang dikembangkan oleh Kementerian Kesehatan untuk pencatatan dan pelaporan, serta aplikasi seperti AIDSinfo yang menyediakan informasi tentang pengobatan, pedoman, dan glosarium terkait HIV/AIDS.
“Bagi mereka yang akan ke luar daerah bekerja dan lain sebagainya, akan mengisi aplikasi tersebut terutama alamat tempat tujuan, sehingga dapat diinformasikan ke yang bersangkutan untuk berobat di fasilitas kesehatan terdekat, dan menginformasikan kepada petugas atau fasilitas kesehatan terdekat terkait pasien,” paparnya.
Meski demikian, ia mengingatkan bahwa jumlah kasus ini berpotensi bertambah, mengingat pengawasan dan kesadaran masyarakat terkait HIV/AIDS masih tergolong rendah.

![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)


