NUSANTARA1.ID – Saat ini, warga di Bone Bolango mengalami krisis air bersih untuk dikonsumsi. Penyebabnya yakni, kemarau yang panjang mengakibatkan sumber air mengering, itu tersebar pada 28 desa di 12 kecamatan.
Informasi yang diterima, saat ini sebanyak 1.763 kepala keluarga atau sekitar 6.846 jiwa terdampak bencana kekeringan tersebut. Distribusi air bersih pun terus dilakukan secara terpadu dengan mengerahkan armada dari pemerintah daerah, pemerintah provinsi, kementerian, hingga lembaga kemanusiaan.
Sedikitnya tujuh armada dikerahkan untuk menjangkau wilayah yang membutuhkan pasokan air. Armada tersebut berasal dari BPBD Bone Bolango, BPBD Provinsi Gorontalo, PMI Bone Bolango, BPBPK Provinsi Gorontalo, serta Dinas Sosial Provinsi Gorontalo.
Hingga saat ini, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 1.020.060 liter. Jumlah tersebut menjadi bagian dari respons darurat untuk memastikan masyarakat, terutama di wilayah dengan dampak kekeringan paling berat, tetap memperoleh kebutuhan air bersih.
Kepala Pelaksana BPBD Bone Bolango Achril Babyonggo mengatakan distribusi air akan terus dilakukan secara bertahap dengan mengoptimalkan seluruh armada yang tersedia.
Penanganan tidak hanya diarahkan pada wilayah yang telah terdampak, tetapi juga mengikuti perkembangan kondisi di lapangan. Setiap kebutuhan masyarakat menjadi dasar dalam menentukan titik distribusi berikutnya.
“Distribusi air bersih akan terus dilakukan secara bertahap ke seluruh wilayah terdampak dengan mengoptimalkan seluruh armada yang tersedia,” kata Achril Babyonggo.
Ia menegaskan, koordinasi antar instansi terus diperkuat agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan, khususnya desa dan kecamatan yang mengalami kekeringan.
“Kami memastikan warga tetap mendapatkan air bersih bukan sekadar bagian dari penanganan bencana, tetapi menyangkut kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi ketika kekeringan mulai memukul kehidupan masyarakat,” kuncinya. (*)
![006 Distrubusi Air Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, turun langsung memimpin penyaluran air bersih bagi warga terdampak di Desa Tamboo dan Desa Lonuo, Kecamatan Tilongkabila beberapa waktu yang lalu. [foto:dok/indra/diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/006-Distrubusi-Air.jpeg)

![005 WPR Pemkab Bone Bolango dan Pemprov Gorontalo saat melakukan audiensi bersama Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Rabu 9 September 2026. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/005-WPR-200x112.jpeg)
![003 KUA PPAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi bersama Ketua DPRD, Zulfikar Usira saat menandatangani KUA-PPAS 2027. [foto;dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/003-KUA-PPAS-200x112.png)
![002 Bantuan Bibit Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyalurkan bantuan Beras CPP dan bibit jagung hibrida kepada masyarakat di Desa Huntu, Kecamatan Batudaa, Rabu 9 September 2026. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/002-Bantuan-Bibit-200x112.jpg)
![004 Dinas Kesehatan SAKIP Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu saat menyerahkan hadiah kepada peraih nilai tertinggi SAKIP Award 2026, Kepala Dinas Kesehatan, Meyrin Kadir. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/004-Dinas-Kesehatan-SAKIP-200x112.jpg)
![003 SAKIP Foto bersama para penerima SAKIP Award 2026 Bone Bolango. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/003-SAKIP-200x112.jpg)

