Amankan ‘May Day’, Polda Gorontalo Siagakan 1.720 Personil 

‎Kepala Biro Operasi Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati saat memimpin apel persiapan pengamanan May Day 2026 [foto:dok/humas]
‎Kepala Biro Operasi Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati saat memimpin apel persiapan pengamanan May Day 2026 [foto:dok/humas]

NUSANTARA1.ID – Guna mengantisipasi potensi aksi unjuk rasa pada peringatan Hari Buruh, Kepolisian Daerah Gorontalo siap amankan jalanya kegiatan My Day, Jumat 1 Mei 2026. Tak tanggung-tanggung, sebanyak 1.720 personil disiagakan.

‎Langkah ini diambil sebagai bentuk kesiapan penuh aparat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama berlangsungnya kegiatan tersebut.

‎Kesiapsiagaan ini mencakup pengamanan di berbagai titik strategis, baik di wilayah hukum Polda Gorontalo maupun di jajaran polres dan polsek. Fokus pengamanan diarahkan pada lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi pusat berkumpulnya massa aksi, seperti kantor pemerintahan, kawasan publik, serta jalur-jalur utama di wilayah Gorontalo.

Bacaan Lainnya

‎Dalam pelaksanaan tersebut, Polda Gorontalo bersama jajaran juga melibatkan 1.720 personil yang disiagakan di berbagai titik. Pengerahan kekuatan ini bertujuan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan, sekaligus memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama berlangsungnya aksi.

‎Kepala Biro Operasi Polda Gorontalo, Kombes Pol Pramono Jati, SIK, MT, dalam arahannya saat apel pagi menegaskan pentingnya kesiapan seluruh personel dalam menghadapi dinamika yang mungkin terjadi selama peringatan May Day. Ia menekankan agar seluruh anggota tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam menjalankan tugas pengamanan.

‎“Seluruh personel harus menjaga profesionalisme, serta mengedepankan langkah persuasif dalam mengawal jalannya aksi. Kita pastikan kegiatan masyarakat, termasuk penyampaian aspirasi, dapat berjalan dengan aman dan tertib,” ujarnya.

‎Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi antar satuan serta sinergi dengan instansi terkait guna memastikan respons yang cepat dan tepat terhadap setiap perkembangan di lapangan. Pengamanan tidak hanya berfokus pada pengendalian massa, tetapi juga mencakup upaya pencegahan terhadap potensi gangguan kamtibmas.

‎Polda Gorontalo juga mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, khususnya para peserta aksi, untuk menyampaikan aspirasi secara damai, tidak anarkis, dan tetap mematuhi aturan hukum yang berlaku.

‎”Dengan adanya pengamanan atau himbauan yang dilakukan oleh Polda Gorontalo dan jajaran diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka Hari Buruh Nasional di wilayah Gorontalo dapat berlangsung aman, tertib, dan kondusif,” tegasnya. (*)

Pos terkait