NUSANTARA1.ID — Pemerintah Kabupaten Gorontalo tidak sekadar merehabilitasi Menara Pakaya menjelang Pekan Nasional (Penas) Petani Nelayan 2026, tetapi mulai mengubah fungsinya menjadi ruang publik modern yang ramah masyarakat.
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menegaskan bahwa penataan kawasan menara bukan hanya proyek fisik, melainkan bagian dari strategi menjadikan Limboto sebagai pusat aktivitas dan rekreasi warga.
“Menara ini akan kita tata, dipagari dengan pagar rendah, dan seluruh pedagang akan ditata di luar area taman. Ini akan jadi ruang terbuka untuk masyarakat, khususnya anak-anak,” ujar Sofyan saat meninjau lokasi bersama Bank Rakyat Indonesia Cabang Limboto, Kamis 16 April 2026.
Berbeda dari konsep sebelumnya, kawasan taman Menara Pakaya akan dilapisi rumput sintetis di seluruh permukaan, dilengkapi fasilitas hiburan seperti layar video berbentuk bulat sepanjang tiga meter. Panggung lama pun akan dibongkar dalam waktu dekat untuk mendukung penataan ulang kawasan.
Dari sisi konstruksi, rehabilitasi menara dilakukan bertahap dengan nilai anggaran mencapai Rp7,8 miliar yang bersumber dari aspirasi anggota DPR RI Rahmat Gobel. Tahap awal difokuskan pada bagian luar hingga lantai dua dan sistem pencahayaan, ditargetkan rampung sebelum Penas.
Sementara itu, ornamen menara akan menggunakan ukiran logam tembaga yang didatangkan langsung dari Yogyakarta dan dikerjakan tenaga ahli khusus, menandai sentuhan artistik yang sebelumnya belum pernah ada di Menara Pakaya.
Di sisi lain, Kepala Cabang BRI Limboto, Nur Jonson Arifin, menyebut pihaknya telah melakukan survei awal untuk percepatan realisasi proyek.
“Harapannya tahap awal sudah bisa dimanfaatkan sebelum Penas, sehingga masyarakat sudah bisa merasakan manfaatnya,” kata Nur Jonson.
Revitalisasi ini juga diharapkan memperkuat program “Ayo ke Limboto” dengan menghadirkan wajah baru Menara Pakaya, bukan hanya sebagai landmark, tetapi sebagai pusat interaksi sosial dan destinasi wisata keluarga. (*)
![012 Menara Salah satu lantai di Menara Pakaya yang akan dipercantik [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/012-Menara.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)
![009 Hari Ketujuh Ratusan warga datang dan berkumpul dalam Yasinan, Dzikir dan Doa bersama untuk mengenang tujuh hari wafatnya Alm. Rachmat Gobel di kawasan Danau Perintis, Suwawa, Kamis 16 Juli 2026 malam. [foto:dok/adit/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Hari-Ketujuh-200x112.jpeg)

