Dinas Perikanan Pastikan Budidaya Minapadi dan Ikan Hias Siap Saat PENAS

Kabid Budidaya dan penguatan daya saing Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo, Chairunnisa. [foto:juna/nusantara1]
Kabid Budidaya dan penguatan daya saing Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo, Chairunnisa. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo mulai mematangkan persiapan menjelang pelaksanaan Pekan Nasional Kontak Tani Nelayan Andalan (PENAS KTNA) XVII 2026, yang digelar pada 20–25 April 2026 di Sports Center Gedung Olahraga David Toni.

Kepala Bidang Budidaya dan Penguatan Daya Saing Dinas Perikanan Kabupaten Gorontalo, Chairunnisa, menjelaskan ada tiga kegiatan utama untuk sektor perikanan dalam gelar teknologi kali ini.

“Kegiatan pertama adalah pembuatan kolam minapadi, integrasi antara budidaya ikan dan pertanian. Saat ini kolam masih dalam tahap persiapan sawah dan sistem pengairan,” ujarnya saat diwawancarai Senin 6 April 2026.

Bacaan Lainnya

Kegiatan kedua adalah pembangunan enam unit kolam sistem biofloc (biovlog), yang juga tengah disiapkan di satu kawasan bersama kolam pertanian dan peternakan. Sedangkan kegiatan ketiga berupa pembuatan kolam ikan hias di gerbang utama lokasi kegiatan, masing-masing selebar 1–1,5 meter di sisi kiri dan kanan, untuk menambah nilai estetika dan menarik pengunjung.

Selain itu, Chairunnisa menambahkan, PENAS KTNA juga akan menghadirkan temu usaha dengan investor dan pelaku bisnis dari seluruh Indonesia, serta mitra ASEAN. Kegiatan ini bertujuan mempromosikan potensi perikanan dan kelautan Provinsi Gorontalo ke pasar domestik maupun global.

Menurut Chairunnisa, pemeliharaan dan pembesaran ikan, termasuk nila merah dan ikan koi, sudah dilakukan di beberapa kolam mitra dan kelompok budidaya. Penebaran ikan di lokasi utama akan dilakukan beberapa minggu sebelum pelaksanaan, agar saat acara berlangsung ikan sudah siap ditampilkan.

“Koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai dan Dinas Pertanian juga sudah berjalan, termasuk pemetaan sawah dan persiapan irigasi, sehingga semua program dapat berjalan lancar,” tambah Chairunnisa.

Pemerintah daerah optimistis tiga program unggulan ini akan menampilkan inovasi teknologi sektor perikanan sekaligus memberikan nilai estetika dan edukasi bagi pengunjung selama PENAS KTNA 2026. (*)

Pos terkait