Persiapan PENAS KTNA Dinilai Belum Maksimal, DPRD Minta Pemprov Lebih Serius

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai. [foto:juna/nusantara1]
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Persiapan pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026 di Kabupaten Gorontalo dinilai masih belum maksimal.

Hal tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Gorontalo, Irwan Dai, saat diwawancarai usai memimpin rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Pekerjaan Umum (PU) di kantor DPRD Kabupaten Gorontalo, Senin 9 Februari 2026.

Irwan mengatakan, berdasarkan penjelasan dari pihak Dinas PU dalam rapat tersebut, sejumlah persiapan infrastruktur yang menjadi penunjang kegiatan nasional itu masih jauh dari harapan.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, masih terdapat berbagai akses yang perlu dibenahi, mulai dari kondisi jalan hingga kesiapan fasilitas di lokasi kegiatan.

“Kalau kita melihat dari penjelasan Dinas PU, persiapan untuk PENAS ini masih jauh dari yang diharapkan. Masih banyak akses yang perlu dibenahi, termasuk fasilitas di lokasi kegiatan,” ujar Irwan.

Ia juga menyoroti kesiapan sarana utama kegiatan, termasuk pembangunan panggung utama yang hingga kini disebut belum memiliki kepastian.

Selain itu, beberapa fasilitas yang direncanakan untuk direhabilitasi juga terkendala keterbatasan anggaran, sehingga perlu dilakukan penyesuaian kembali sesuai kemampuan anggaran pemerintah daerah.

Irwan menjelaskan, dari sejumlah akses yang direncanakan untuk mendukung kegiatan PENAS, baru tiga ruas jalan yang telah mendapatkan persetujuan untuk ditangani.

Ruas jalan tersebut di antaranya jalur Asan Dangkua menuju kawasan PU, kemudian menuju Tombulilato, hingga berputar ke kawasan GOR David–Tonny.

Meski demikian, Irwan menegaskan bahwa PENAS merupakan kegiatan berskala nasional yang harus disukseskan bersama oleh seluruh pihak, baik pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Provinsi Gorontalo dapat memberikan perhatian dan dukungan serius agar seluruh persiapan dapat dimatangkan sebelum kegiatan berlangsung.

“Ini kegiatan nasional yang harus kita sukseskan bersama. Karena itu kami berharap pemerintah provinsi juga bisa turun tangan dan berkolaborasi dengan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan lancar,” pungkasnya. (*)

Pos terkait