NUSANTARA1.ID – Pengamatan hilal (rukyatul hilal) dilaksanakan oleh tim gabungan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Gorontalo bersama Kementerian Agama pada Kamis, 19 Maret 2026, di kawasan objek wisata Hiu Paus Botubarani, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango.
Ketua Tim Pengamat Hilal Stasiun BMKG Gorontalo, Basir Zaman, menyampaikan bahwa pengamatan dilakukan menggunakan peralatan optik untuk mendeteksi keberadaan bulan sabit awal penentuan bulan hijriah.
“Berdasarkan data BMKG untuk titik pengamatan hari ini, tinggi bulan berada di angka 1,9 derajat dengan elongasi 5,1 derajat,” ujarnya saat diwawancarai di lokasi.
Menurutnya, posisi tersebut masih berada di bawah kriteria yang ditetapkan, yakni tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat, sehingga hilal secara teoritis masih sulit untuk diamati.
Meski demikian, kondisi cuaca di lokasi terpantau cerah dengan tutupan awan yang minim, sehingga mendukung proses observasi. Tim juga melakukan pemantauan secara langsung melalui siaran (streaming) untuk melihat posisi matahari di ufuk barat.
Dalam kegiatan tersebut, BMKG Gorontalo menurunkan empat personel yang terdiri dari dua teknisi dan dua petugas operasional. Pengamatan dilakukan menggunakan satu unit alat optik rukyatul hilal.
Basir menambahkan, secara nasional BMKG memiliki sekitar 32 titik pengamatan hilal dengan peralatan serupa yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Pengamatan hilal ini menjadi bagian penting dalam penentuan awal bulan hijriah yang selanjutnya akan diputuskan melalui sidang isbat oleh pemerintah. (*)
![Hilal 1 Pemantauan Hilal di Wisata Hiu Paus Botubarani Kabupaten Bone Bolango. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/03/Hilal-1.jpg)
![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

