Gedung Bekas SDN 2 Telaga Direvitalisasi Jadi Pusat UMKM Kabupaten Gorontalo

Gedung eks SDN 2 Telaga. [foto:juna/nusantara1]
Gedung eks SDN 2 Telaga. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Pemerintah Kabupaten Gorontalo akan merevitalisasi gedung bekas SDN 2 Telaga yang berada di sebelah Gedung Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) UMKM untuk dijadikan pusat pengembangan dan promosi UMKM daerah.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gorontalo, Risman K. Umar, menjelaskan bahwa pembangunan dan penguatan fasilitas UMKM ini berkaitan dengan keberadaan PLUT yang sebelumnya dibangun melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Kementerian Koperasi pada tahun 2025.

“PLUT ini berfungsi sebagai pusat inkubasi bisnis UMKM dan saat ini dikelola oleh Dinas Koperasi dan UMKM. Masih berkaitan dengan itu, gedung di sebelah PLUT, yakni bekas SDN 2 Telaga, akan kita rehabilitasi dan percantik agar menjadi pusat UMKM,” ujar Risman saat diwawancarai, Senin 26 Januari 2026.

Bacaan Lainnya

Revitalisasi gedung tersebut tidak dilakukan dengan pembangunan baru, melainkan melalui perbaikan fasilitas dan penataan tampilan. Pemerintah akan menata area taman di bagian depan gedung serta menyiapkan galeri UMKM di dalam bangunan untuk memajang produk-produk pelaku usaha lokal.

Menurut Risman, galeri tersebut dirancang sebagai pusat oleh-oleh sekaligus etalase produk UMKM Kabupaten Gorontalo yang dapat diakses masyarakat dan calon investor. Melalui konsep ini, pemerintah berharap UMKM lokal dapat naik kelas dan memiliki peluang pengembangan usaha yang lebih luas.

“Ini bukan hanya soal peningkatan UMKM, tapi juga kita dorong menjadi destinasi yang berkaitan dengan UMKM. Dampak jangka panjangnya diharapkan mampu memberikan efek berganda terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Gorontalo,” jelasnya.

Saat ini, proyek revitalisasi masih berada pada tahap perencanaan. PUPR Kabupaten Gorontalo telah beberapa kali melakukan peninjauan lapangan serta menggelar rapat bersama organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk membahas desain dan detail engineering pembangunan.

Untuk anggaran, PUPR mengalokasikan dana sekitar Rp1 miliar, karena pekerjaan hanya difokuskan pada perbaikan fasilitas dan peningkatan tampilan gedung tanpa pembongkaran menyeluruh.

“Insya Allah mulai tahun ini akan kita perbaiki agar tampilannya lebih menarik, sesuai perkembangan zaman, dan bisa dinikmati oleh semua generasi,” pungkas Risman. (*)

Pos terkait