NUSANTARA1.ID – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Provinsi Gorontalo menemukan sejumlah pangan bermasalah masih dijual di pasaran saat inspeksi mendadak menjelang Natal dan Tahun Baru.
Dari 18 sarana pangan yang diperiksa, delapan diantaranya dinyatakan tidak memenuhi syarat. Temuan itu meliputi produk kadaluarsa, kemasan rusak, hingga pangan yang tidak sesuai ketentuan label.
Kepala BPOM Gorontalo, Lintang Purba, mengatakan pengawasan dilakukan karena meningkatnya konsumsi pangan menjelang Nataru.
Sidak digelar bersama Dinas Ketahanan Pangan, Disperindag, Dinas PTSP, dan Dinas Kesehatan.
“Delapan sarana masih menjual pangan bermasalah. Ada yang kedaluwarsa, kemasannya rusak, dan ada juga yang tidak sesuai ketentuan,” ujar Lintang, Selasa, 16 Desember 2025.
BPOM menemukan sekitar 30 pieces pangan rusak dengan kemasan penyok, terbuka, dan cacat. Selain itu, terdapat sembilan item pangan kadaluarsa dengan jumlah sekitar 900 pieces yang masih dipajang di rak penjualan.
Petugas juga menemukan produk dengan label tidak jelas serta keterangan tanggal kadaluarsa yang bermasalah.
Total nilai keekonomian dari seluruh temuan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp2 juta.
“Produk rusak langsung kami musnahkan. Yang tidak sesuai ketentuan kami minta ditarik dari peredaran. Sarana yang melanggar kami beri peringatan,” tegas Lintang.
Selain pemeriksaan sarana, BPOM turut mengambil 11 sampel makanan siap saji, jajanan pasar, dan pangan segar untuk diuji. Sampel diambil dari toko, perusahaan, dan distributor.
Pengawasan dilakukan tidak hanya di Kota Gorontalo, tetapi juga di lima kabupaten dan kota lain. Tujuannya memastikan pangan yang beredar aman dikonsumsi selama Nataru.
Pada sidak di Makro Supermarket, BPOM tidak menemukan produk berbahaya atau rusak. Namun petugas tetap memberikan catatan terkait kebersihan sarana dan pencegahan hama.
BPOM juga mengimbau masyarakat lebih teliti saat berbelanja. Periksa kemasan, label, dan tanggal kadaluarsa sebelum membeli, terutama di tengah lonjakan belanja akhir tahun. (*)
![Peradi 2 Ketua DPC PERADI Gorontalo, Arif Mahfudin Ibrahim saat menyerahkan SK keanggotaan kepada Ahmad Andrika Hasan. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Peradi-2-200x112.jpg)
![018 Ngopi Bareng Diskusi ringan antara Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Dedy Suhartono dengan wartawan yang bertajuk ‘Ngopi Bareng’. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/018-Ngopi-Bareng-200x112.jpg)
![030 FGD FGD yang digelar Sekwan DPRD Provinsi Gorontalo bersama UIN Sultan Amai. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/030-FGD-200x112.jpg)


![005 PLN dan UMGO Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/005-PLN-dan-UMGO-200x112.jpg)

