NUSANTARA1.ID – Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia (SKPI) bersama Jakarta Connection dan Titik Kumpul Literasi kembali menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada warga terdampak banjir di Aceh Tamiang.
Penyaluran ini merupakan kegiatan kedua dari Aksi Kolaborasi yang dilaksanakan bersama para donatur sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi warga pascabencana.
Bantuan yang disalurkan terdiri atas paket makanan, sembako, popok bayi, pembalut, serta obat-obatan. Seluruh bantuan dihimpun dari partisipasi dan dukungan para donatur yang mempercayakan penyalurannya kepada Sekolah Kebangsaan Pemuda Indonesia, Jakarta Connection, dan Titik Kumpul Literasi.
Founder SKPI, Faisal Andri Mahrawa, mengatakan bahwa penyaluran bantuan tahap kedua ini merupakan komitmen berkelanjutan Aksi Kolaborasi untuk hadir di tengah masyarakat terdampak bencana.
“Aksi ini merupakan bentuk gotong royong antara komunitas, pemuda, dan para donatur. Kami melihat bahwa kebutuhan warga Aceh Tamiang masih tinggi, sehingga bantuan lanjutan perlu terus dilakukan,” ujar Faisal.
![SKPI, Jakarta Connection, dan Titik Kumpul Literasi saat menyalurkan bantuan tahap dua di Aceh Tamiang Salurkan Bantuan Tahap Kedua [foto:dok/SKPI]](http://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/12/Bantuan3-200x112.jpg)
“Sudah lebih dari 20 hari pasca banjir, namun rumah-rumah warga masih dipenuhi lumpur. Banyak warga yang belum dapat kembali ke rumah dan masih tinggal di pengungsian. Kondisi ini menunjukkan bahwa Aceh Tamiang masih sangat membutuhkan bantuan,” kata Iqbal.
Melalui Aksi Kolaborasi ini, SKPI, Jakarta Connection, dan Titik Kumpul Literasi juga meminta pemerintah pusat untuk segera menurunkan alat-alat berat guna membantu proses pembersihan lumpur di permukiman warga.
Kehadiran alat berat dinilai penting untuk mempercepat pemulihan lingkungan, mengurangi risiko kesehatan, serta memungkinkan warga kembali menjalani aktivitas secara normal.
Aksi Kolaborasi menegaskan bahwa penanganan bencana membutuhkan kerja bersama lintas sektor. Sinergi antara masyarakat, komunitas, dunia usaha, dan pemerintah diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan dan memastikan kebutuhan dasar warga Aceh Tamiang terpenuhi secara berkelanjutan. (*)
![Peradi 2 Ketua DPC PERADI Gorontalo, Arif Mahfudin Ibrahim saat menyerahkan SK keanggotaan kepada Ahmad Andrika Hasan. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/Peradi-2-200x112.jpg)
![018 Ngopi Bareng Diskusi ringan antara Wakapolda Gorontalo, Brigjen Pol. Dedy Suhartono dengan wartawan yang bertajuk ‘Ngopi Bareng’. [foto:dok/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/018-Ngopi-Bareng-200x112.jpg)
![030 FGD FGD yang digelar Sekwan DPRD Provinsi Gorontalo bersama UIN Sultan Amai. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/030-FGD-200x112.jpg)


![005 PLN dan UMGO Reynold Gobel mewakili PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Gorontalo menerima penghargaan dari Rektor UMGO sebagai bentuk apresiasi atas sinergi yang terjalin. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/09/005-PLN-dan-UMGO-200x112.jpg)

