Produksi Jagung Gorontalo 2025 Naik Jadi 647 Ribu Ton Dibanding 2024

Gorontalo mengalami kenaikan produksi jagung pada 2025. [foto:ist/merdeka.com]
Gorontalo mengalami kenaikan produksi jagung pada 2025. [foto:ist/merdeka.com]

NUSANTARA1.ID – Produksi jagung pipilan kering di Provinsi Gorontalo 2025 diperkirakan mencapai 647,76 ribu ton, meningkat 3,48 persen dibanding 2024 yang sebesar 625,97 ribu ton.

Plt. Kepala BPS Provinsi Gorontalo, Dwi Alwi Astuti menyampaikan, peningkatan ini sejalan dengan naiknya luas panen jagung yang mencapai 132,83 ribu hektare, atau naik 4,60 ribu hektare dibanding tahun sebelumnya.

“Peningkatan produksi ini menggambarkan hasil positif dari pengelolaan lahan dan cuaca yang relatif mendukung sepanjang tahun,” ujarnya dalam rilis resmi BPS, Senin, 3 November 2025.

Bacaan Lainnya

Menurut Dwi, hasil survei Kerangka Sampel Area (KSA) menunjukkan puncak panen jagung di Gorontalo terjadi pada bulan April dengan luas panen mencapai 26 ribu hektare.

BPS juga mencatat, jenis panen pipilan mendominasi total panen jagung di Gorontalo hingga 98,25 persen, menunjukkan pergeseran pola tanam yang lebih produktif.

Dwi menambahkan, data ini menjadi indikator penting bagi pemerintah daerah dalam memastikan kesinambungan produksi pangan strategis di wilayah tersebut.

“Informasi produksi ini bukan hanya mencerminkan capaian, tetapi juga menjadi salah satu acuan untuk perencanaan ke depan untuk produktivitas pangan,” jelasnya. (*)

Pos terkait