MCK di Bumi Perkemahan Belum Rampung, Dukungan Pemprov Gorontalo Dipertanyakan

Pembangunan fasilitas seperti MCK di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo hingga saat ini belum rampung. [foto:ist/karang taruna]
Pembangunan fasilitas seperti MCK di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo hingga saat ini belum rampung. [foto:ist/karang taruna]

NUSANTARA1.ID – Pembangunan fasilitas seperti Mandi Cuci Kakus (MCK) di Bumi Perkemahan Bongohulawa guna mendukung ‘Peran Saka Nasional’, belum selesai. 

Itu lantas memantik reaksi Ketua Karang Taruna Kabupaten Gorontalo, Sofyan Ishak dan mempertanyakan keseriusan pemerintah Provinsi Gorontalo terkait dukungan pada acara ini.

Perlu disampaikan bahwa pada awal November 2025, Provinsi Gorontalo menjadi tuan rumah Peran Saka Nasional yang digelar di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kabupaten Gorontalo.

Bacaan Lainnya

Mengingat karena fasilitas di Bumi Perkemahan masih ada yang kurang seperti MCK, maka dibangunlah di lokasi tersebut dengan nilai kontrak Rp 466.546.000 yang mana pembangunan itu dimulai sejak 25 Juli 2025.

Hanya saja, jelang kegiatan, pembangunan sejumlah fasilitas MCK hingga saat ini belum rampung. Hanya ada bangunan berbentuk kotak-kotak sebanyak 10 unit tetapi belum ada pintunya dan dibiarkan terbengkalai karena saat ini sudah tak ada pekerjaan.

Anggota Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Sofyan Ishak. [foto:dok]
Anggota Saka Bahari Kabupaten Gorontalo, Sofyan Ishak. [foto:dok]
“Jika dilihat dari kalender pekerjaan selama 90 hari pekerjaan dihitung dari tanggal kontrak 25 Juli 2025, seharusnya saat ini sudah memasuki tahap perampungan. Tapi nyatanya hingga saat ini pekerjaan masih terkesan amburadul,” ungkap Sofyan Ishak.

Sofyan Ishak mengaku sempat bertemu dengan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo, Anas Yusuf dan ikut mengeluhkan kenyataan itu. Menurut

Sofyan Ishak, Anas Yusuf lantas meminta kepada instansi terkait untuk segera turun langsung ke lapangan mengecek kondisi proyek tersebut.

 

Berdasarkan hal tersebut, Sofyan Ishak lantas mempertanyakan keseriusan Pemprov Gorontalo dalam mendukung kegiatan Peran Saka Nasional.

“Saya mempertanyakan keseriusan pemerintah Provinsi Gorontalo, terkait dukungan Peran Saka Nasional,” tegas Sofyan Ishak.

Olehnya, Sofyan Ishak berharap gubernur dan wakil gubernur untuk segera mengevaluasi seluruh pekerjaan dalam rangka mendukung kegiatan tersebut.

“Jadi untuk kesiapan Peran Saka Nasional sendiri sudah maksimal, hanya fasilitas pendukung. Seperti MCK di bawah tanggung jawab pemerintah provinsi yang patut dipertanyakan,” kunci Sofyan Ishak yang juga anggota Saka Bahari Kabupaten Gorontalo.

Dihubungi secara terpisah, Kadis PUPR Pemprov Gorontalo, Aries Aruanto menjelaskan bahwa saat ini sementara kejar penyelesaiannya.

“Kontraknya hingga 25 Oktober 2025. Secara struktur bangunan sudah 100 persen. Artinya, tinggal pekerjaan finishing dan material non lokal sudah on site 100 persen,” jelasnya. (*)

Pos terkait