UMKM Motor Perekonomian, Rp 5 Miliar Setiap Kecamatan Jadi Program Prioritas

Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai. [foto:juna/nusantara1]
Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rivai. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJMD Kabupaten Gorontalo, Jayusdi Rifai, menegaskan arah pembangunan daerah lima tahun ke depan akan memberi perhatian besar pada penguatan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal itu tercantum dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) yang memuat program prioritas berupa alokasi anggaran Rp 5 miliar per kecamatan setiap tahun.

Jayusdi menekankan bahwa program tersebut bukan sekadar janji politik, melainkan komitmen pembangunan daerah yang wajib dijalankan secara konsisten.

Bacaan Lainnya

“Target Bupati untuk memperkuat UMKM sudah dituangkan dalam RPJMD. Bahkan, program Rp5 miliar per kecamatan telah menjadi bagian penting dari strategi pembangunan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Selasa 16 September 2025.

Menurut legislator PPP itu, pengembangan UMKM tidak bisa hanya ditangani satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tetapi membutuhkan sinergi lintas sektor. Data mencatat ada sekitar 35 ribu UMKM yang terdaftar di Kabupaten Gorontalo.

Jumlah tersebut dinilai sebagai potensi besar sekaligus tantangan karena membutuhkan intervensi nyata pemerintah agar UMKM dapat tumbuh berkelanjutan.

Jayusdi menambahkan, alokasi Rp5 miliar per kecamatan dirancang untuk mendukung UMKM dari hulu hingga hilir, mulai dari permodalan, produksi, hingga pemasaran. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan intensif dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas pelaku usaha.

“Program ini tidak hanya sebatas distribusi dana, tetapi juga membangun ekosistem UMKM yang sehat dan berdaya saing. Setiap rupiah yang dialokasikan harus benar-benar berdampak pada peningkatan kapasitas usaha masyarakat,” kuncinya. (*)

Pos terkait