NUSANTARA1.ID — Mustafa Yasin, aleg DPRD Provinsi Gorontalo sekaligus pemilik travel umrah menegaskan bahwa dirinya tidak pernah ditahan oleh polisi di Arab Saudi, seperti rumor yang sempat beredar.
Ia mengungkapkan, persoalan yang dihadapinya di Arab Saudi bersifat administratif terkait kesepakatan bisnis dengan sponsor lokal yang tidak terpenuhi.
Sponsor tersebut kemudian melapor secara online sehingga ia sempat tidak bisa meninggalkan Arab Saudi.
“Saya tidak ditahan karena pidana. Hanya ada urusan administratif. Di Arab Saudi, kalau ada sengketa seperti ini, kita tidak bisa keluar sampai selesai. Saya memilih menyelesaikan secara resmi,” jelasnya, Senin, 4 Agustus 2025.
Setelah menggandeng pengacara lokal, perkara tersebut rampung dalam waktu seminggu. Sponsor dinyatakan kalah dalam gugatan dan diwajibkan membayar 80 ribu riyal.
Dengan pengalaman 19 tahun di bidang umrah dan haji, ia memastikan komitmennya untuk menjaga nama baik travel yang telah beroperasi sejak 2017.
“Kami akan tetap melayani jamaah dengan profesional. Hampir semua travel menghadapi tantangan serupa, yang penting adalah komitmen menyelesaikan semua kewajiban,” tegasnya. (*)
![Mustafa Yasin1 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Mustafa Yasin saat memberikan keterangan pers, Senin 4 Agustus 2025. [foto:fikar/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/Mustafa-Yasin1.jpg)
![IKN DPR RI meminta infastruktur IKN tetap dimanfaatkan meskipun belum menjadi ibu kota [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/09/IKN-200x112.jpg)
![Rizal Bagja Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo Mohamad Rizal Badja. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/12/Rizal-Bagja-200x112.jpeg)



![003 Haji Ketua DPRD Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Usira (ketiga dari kiri) saat menghadiri pelepasa Jamaah Haji, Senin 11 Mei 2026 [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/05/003-Haji-200x112.jpg)

