NUSANTARA1.ID – Kepala Desa Tolotio, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, Sandra Jafar Biu melaporkan kasus dugaan penyekapan salah satu warganya, Agus Hilimi, di Kamboja ke Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI.
Sandra mengatakan, laporan itu telah diterima langsung oleh bagian pelayanan Kemlu pada Selasa 26 Agustus 2025. Dari hasil pertemuan, Kemenlu menyampaikan dua opsi penting untuk upaya pemulangan korban.
“Pertama, jika yang bersangkutan masih bisa berkomunikasi, diusahakan agar segera melarikan diri atau mendatangi Kantor Kedutaan Besar RI di Kamboja supaya bisa mendapat perlindungan dan dipulangkan dengan cepat. Kedua, jika hal itu tidak memungkinkan, pihak Kemenlu akan menempuh jalur resmi dengan menyurat ke Kedutaan Besar RI maupun pemerintah Kamboja agar Agus Hilimi bisa dipulangkan secara baik-baik,” ujar Sandra saat ditemui awak media, Rabu 27 Agustus 2025.
Sandra menambahkan, Kemenlu juga telah memberikan nomor hotline baik dari Kedutaan Besar RI di Kamboja maupun jalur resmi lainnya, untuk memantau perkembangan kasus ini.
“Sambil menunggu proses, kami diminta untuk terus berkoordinasi melalui hotline tersebut,” jelasnya.
Setelah kembali dari Jakarta, Sandra langsung menemui pihak keluarga korban di Desa Tolotio untuk menyampaikan perkembangan terkini dari hasil laporan tersebut.
Sementara itu, pihak keluarga Agus Hilimi hingga saat ini, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus, sembari menunggu kepastian pemulangan korban ke Indonesia, khususnya ke kampung halamannya di Desa Tolotio. (*)
![Kepala Desa Tolotio Sandra Jafar Biu Kepala Desa Tolotio saat diwawancarai awak media. [foto:juna/nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/08/Foto-Nusantara1.jpg)
![Mohamad Rizki Pateda Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Bone Bolango, Mohamad Rizki Pateda. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Mohamad-Rizki-Pateda-200x112.jpg)
![009 Sensus Ekonomi RM Kunjungan kerja Wakil Ketua Deprov ke BPS Provinsi Gorontalo. [foto:dok.humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Sensus-Ekonomi-RM-200x112.jpg)

![Konvoi1 Ilustrasi. Konvoi suporter kontestan Piala Dunia 2026 usai memenangkan pertandingan. Hal seperti ini, dilarang bagi siswa SMA di Provinsi Gorontalo. [foto:dok/sorongraya]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Konvoi1-200x112.png)
![005 Setwan Sebanyak 10 orang pegawai dari Setwan Provinsi Gorontalo foto bersama usai yudisium di Umbita. [foto:dok/ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/005-Setwan-200x112.jpg)
![008 BPJS Kesehatan Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menerima kunjungan BPJS Kesehatan. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/008-BPJS-Kesehatan-200x112.jpg)

