Jembatan Bernuansa Merah Putih, Warga: Tetap Merdeka Meskipun Masih Darurat

Jembatan darurat di Desa Ulapato B di cat merah putih. [foto:juna/nusantara1]
Jembatan darurat di Desa Ulapato B di cat merah putih. [foto:juna/nusantara1]

NUSANTARA1.ID – Menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan ke 80 Republik Indonesia, warga Dusun 2, Desa Ulapato B, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menghias jembatan darurat penghubung ke Desa Dulamayo dengan nuansa merah putih.

Jembatan yang menjadi akses penting bagi aktivitas warga, khususnya dalam mengangkut hasil pertanian, dicat bernuansa merah putih sehari sebelum memasuki Agustus. Langkah ini dilakukan secara swadaya sebagai simbol semangat nasionalisme dan cinta tanah air.

Saat dikonfirmasi pada Minggu 3 Agustus 2025, Kepala Dusun 2, Haris Nako, mengungkapkan bahwa jembatan tersebut sebelumnya telah beberapa kali rusak diterjang banjir.

Bacaan Lainnya

“Sebelumnya hanya bisa dilewati kendaraan roda dua. Tapi pada Juli kemarin, kami dibantu oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi II bersama warga untuk memperbaikinya agar kendaraan roda empat bisa melintas,” ujarnya.

Haris menambahkan, inisiatif pengecatan merah putih dilakukan agar semangat kemerdekaan tetap terasa meskipun kondisi jembatan masih darurat.

“Ini bentuk kepedulian dan semangat gotong royong warga kami. Walau sederhana, kami ingin ikut memeriahkan HUT RI,” katanya.

Jembatan ini kini tidak hanya menjadi penghubung fisik antarwilayah, tetapi juga mencerminkan semangat persatuan dan kebersamaan warga di wilayah perdesaan Kabupaten Gorontalo. (*)

Pos terkait