NUSANTARA1.ID — Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa, menyoroti pentingnya pembenahan ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Gorontalo.
Hal itu ia sampaikan usai kunjungan kerja Komisi II DPRD yang memantau perkembangan sektor UMKM di daerah, Sabtu 19 Juli 2025.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) 2023 mencatat sekitar 27.380 unit usaha makanan di Gorontalo, yang menyerap lebih dari 51 ribu tenaga kerja — menjadikan sektor makanan sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan.
Sementara pada 2024, jumlah UMKM di Gorontalo meningkat hingga lebih dari 100 ribu unit, atau tumbuh 28% dibanding tahun sebelumnya.
UMKM di Gorontalo mayoritas bergerak di bidang olahan pangan, sulaman Karawo, dan kerajinan tangan. Namun, menurut Ridwan, geliat UMKM itu belum sepenuhnya didukung dengan pola pembinaan yang tepat.
“Dampak UMKM terhadap masyarakat sangat besar: menyerap tenaga kerja, meningkatkan pendapatan rumah tangga, memberdayakan perempuan dan pemuda, hingga memperkuat rantai pasokan lokal. Tapi masalahnya masih sama: keterbatasan modal, literasi digital rendah, dan daya saing yang kalah dengan produk luar,” jelas Ridwan.
Ia menilai, pemerintah perlu melakukan pendataan UMKM secara lebih rinci dan diklasifikasikan berdasarkan tingkatannya — mulai dari jenis usaha, omset, jumlah tenaga kerja, hingga akses pasar dan kualitas kemasan.
“Kalau datanya jelas, intervensinya juga jelas. Bantuan ke UMKM tidak bisa lagi sebatas seremonial, asal bagi saja. Harus terstruktur, termonitoring, supaya UMKM bisa naik kelas dari yang informal jadi formal,” tegasnya.
Ridwan juga mengingatkan bahwa jika benar program UMKM dijadikan unggulan oleh Pemerintahan Gusnar–Idah, maka ekosistemnya — mulai dari mutu produksi sampai kontinuitas pemasaran — harus dipahami dengan serius.
“UMKM itu tidak hanya soal produksi. Kalau pasarnya tidak dijaga, kemasan tidak bagus, atau kualitas tidak konsisten, ya sulit berkembang. Harus dibangun ekosistem yang sehat,” tandasnya. (*)


![020 Ranperda Perubahan Penandatanganan dokumen persetujuan bersama oleh pimpinan DPRD dan Gubernur Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/020-Ranperda-Perubahan-200x112.jpg)
![019 Thomas HUT RI Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT. Mopili bertindak sebagai pembaca Teks Proklamasi, pada Upacara Detik Detik Proklamasi di Halaman Rujab Gubernur. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/019-Thomas-HUT-RI-200x112.jpg)
![018 Komisi I kunjungan Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, bersama instansi dan aparat desa, pada kunjungan lapangan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/018-Komisi-I-kunjungan-200x112.jpg)
![017 Komisi IV Lapak Jajaran Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo saat berbincang bersama penerima bantuan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/017-Komisi-IV-Lapak-200x112.jpg)
![016 Ghalieb Paski Sekretaris Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo, Moh. Abd. Ghalieb I. Lahidjun mewakili pimpinan menghadiri pengukuhan Paskibraka 2026. [foto;dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/016-Ghalieb-Paski-200x112.jpg)

