PMI Serahkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Kabupaten Gorontalo

Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo, Risman Karim saat memberikan keterangan di lokasi, Selasa 22 Juli 2025.
Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo, Risman Karim saat memberikan keterangan di lokasi, Selasa 22 Juli 2025.

NUSANTARA1.ID — Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo kembali menunjukkan aksi cepat tanggapnya dengan memberikan bantuan kemanusiaan kepada korban kebakaran di Desa Tilango, Kecamatan Tenggela, Kabupaten Gorontalo, Selasa, 22 Juli 2025.

Bantuan disalurkan kepada Muhamad Ali, warga setempat yang rumahnya hangus terbakar pada Senin, 21 Juli 2025.

Insiden memilukan ini menjadikan rumah itu nyaris rata dengan tanah setelah api melalap habis seluruh bagian yang mudah dilalap api, hingga tak lagi layak huni.

Bacaan Lainnya

Sekretaris PMI Provinsi Gorontalo, Risman Karim yang hadir di lokasi mengatakan, bantuan yang diserahkan berupa pakaian, bahan makanan, serta sejumlah peralatan rumah tangga dan dapur untuk menunjang kebutuhan sehari-hari korban.

“Kami berupaya membantu korban dengan kebutuhan mendesak yang bisa langsung dimanfaatkan. Mudah-mudahan ini sedikit meringankan beban beliau untuk sementara waktu,” ujarnya.

Muhamad Ali sendiri terlihat masih diliputi kesedihan, namun berulang kali mengucapkan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang sudah ia terima dari berbagai pihak.

PMI menyampaikan komitmennya untuk terus mendampingi korban hingga situasi benar-benar stabil, sambil berkoordinasi dengan pemerintah desa dan kabupaten terkait langkah-langkah penanganan selanjutnya.

“Kami akan sama-sama, ya untuk memastikan dari korban ini bisa tetap mendapatkan kelayakan sandang—pakaian, serta kami berharap agar segera kembali stabil,” harap Risman.

Selain PMI, bantuan juga datang dari Pemerintah Kabupaten Gorontalo. Bupati Gorontalo hadir langsung menyerahkan bantuan pemerintah daerah kepada korban di lokasi kejadian sebagai wujud kepedulian pemerintah terhadap warganya.

Diketahui, kebakaran yang terjadi pada Senin pagi itu diduga akibat korsleting listrik. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material cukup besar karena sebagian besar rumah dan isinya habis dilalap api tinggal menyisakan dinding rumah. (*)

Pos terkait