NUSANTARA1.ID – Empat orang yang dikabarkan sebelumnya belum dapat dievakuasi dalam insiden sepuluh mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo yang diseret derasnya arus sungai di desa Desa Dunggilata, Kecamatan Bulawa, Kabupaten Bone Bolango, Selasa (15/4) kini berhasil dievakuasi.
Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, masih ada lima orang yang terjebak, dua luka-luka, dan tiga lainnya dinyatakan meninggal dunia.
Hingga dini hari tadi, upaya evakuasi terus dilakukan tim SAR gabungan bersama warga terhadap lima orang mahasiswa itu.
Tak lama, satu orang berhasil dievakuasi dan segera dilakukan penanganan medis di rumah sakit terdekat.
Sedangkan, empat orang lainnya masih berada di hulu sungai dalam kondisi aman bersama pendampingan dari tim evakuasi.
“Nanti sudah subuh, 4 orang menyusul dievakuasi dan dibawa ke posko dengan keadaan selamat, ungkap Kepala BPBD Bone Bolango, Achril Babyonggo.
Usai dievakuasi pada Rabu (16/4) subuh sekitar pukul 05.10 Wita, para mahasiswa langsung diberikan penanganan medis ringan dan pendampingan atas peristiwa tersebut.
Sebagai informasi, mereka merupakan mahasiswa peserta program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) dari jurusan Teknik Geologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Aalam (FMIPA) UNG. (*)


![Buliying Ilustrasi. Kasus bullying kerap terjadi di lingkungan sekolah [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Buliying-200x112.jpg)
![002 Konten Ditreskrimsus Polda Gorontalo, Kombes Pol Maruly Pardede saat memberi keterangan pers [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/002-Konten-200x112.jpg)

![Bandar Bandar Narkoba 'The Doctor' alias Charlie alias Andre Fernando saat ditangkap di Malaysia [fot:dok/tribrata]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/04/Bandar-200x112.jpeg)


