Terkait Polemik Waria, Iskandar Mangopa Ajak Warga Beri Pendekatan Humanis

nggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa
nggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa

NUSANTARA1.ID – Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo, Iskandar Mangopa, menekankan pentingnya peran keluarga, lingkungan dan pendekatan persuasif dalam menyikapi keberadaan kelompok Waria di masyarakat. 

Menurutnya, perubahan tidak bisa dilakukan dengan kekerasan, melainkan melalui sosialisasi dan pembinaan yang berkelanjutan.

“Waria ini tidak timbul secara tiba-tiba. Prosesnya panjang, mereka berbaur dan masuk dalam kelompok itu. Ini adalah tugas kita bersama untuk mengingatkan bahwa alangkah indahnya kita diciptakan,” ujar Iskandar saat ditemui pada Senin (28/4).

Bacaan Lainnya

Iskandar menegaskan bahwa menghilangkan perilaku yang menyimpang tidak bisa dilakukan dengan tindakan represif.

Sebaliknya, perlu diberikan ruang berupa wadah perkumpulan yang positif, serta pengawasan lingkungan yang intensif agar proses perubahan bisa berjalan dengan sendirinya.

“Mereka ini kan sudah dewasa. Maka kita harus memberi edukasi bagaimana caranya kembali ke kodratnya. Kalau semua pintu ditutup, bagaimana mereka bisa berubah,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa pemerintah daerah, melalui bupati Gorontalo, tetap memberikan ruang dan waktu kepada kelompok waria untuk mengikuti proses sosialisasi dan pembinaan, tanpa tekanan dan kekerasan.

“Kita harus memberi ruang kepada mereka, katakanlah untuk menyadarkan mereka. Mereka juga punya masa depan yang dicita-citakan, mereka pasti mau berkeluarga,” lanjut Iskandar.

Sebelumnya, Pemda Kabupaten Gorontalo mengeluarkan edaran yang melarang kegiatan hiburan rakyat dan hajatan pesta yang melibatkan waria. Larangan ini ditegaskan sebagai upaya menjaga moral masyarakat, khususnya generasi muda di Kabupaten Gorontalo.

Menurut Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Gorontalo, Burhan Ismail, edaran ini dikeluarkan berdasarkan instruksi langsung dari bupati Gorontalo dan telah disampaikan kepada seluruh pemerintah desa dan camat.

Pada kesempatan yang sama, Burhan mengungkapkan bahwa pemerintah kini tengah memberi pembinaan kepada waria.

“Kita akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi agar mereka bisa beraktivitas sebagaimana mestinya,” ujar Burhan. (**)

Pos terkait