NUSANTARA1.ID – Kondisi infrastruktur pertanian yang dikeluhkan sejumlah warga Desa Bulontio Timur, Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo Utara karena jalan utama menuju lahan pertanian hanya terbuat dari bambu.
Hal itu mengundang sorotan Wakil DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa untuk melakukan kunjungan ke lokasi, Rabu (16/4).
Dalam kunjungan tersebut, Ridwan Monoarfa didampingi oleh tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Gorontalo.
Kehadirannya di lokasi merupakan respons atas permintaan masyarakat yang kerap mengeluhkan kondisi jembatan bambu yang menjadi satu-satunya jalur menuju area pertanian.
Kondisi jembatan tersebut kini sangat memprihatinkan, dengan konstruksi yang mulai rapuh dan membahayakan keselamatan warga.
Mengingat, jalur ini sangat penting bagi warga yang berprofesi sebagai petani untuk mengangkut hasil panen dari lahan sawah yang mencakup sekitar 50 hektare.
“Aspirasi para petani ini akan kami perjuangkan, agar jembatan ini bisa dilalui kendaraan roda dua,” ujar Ridwan Monoarfa.
Ia menegaskan bahwa keberadaan jembatan yang layak sangat diperlukan untuk mendukung kelancaran aktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Menurut Ridwan, akses yang memadai akan berdampak positif terhadap produktivitas serta kesejahteraan para petani di wilayah tersebut.
Lebih lanjut, ia menyatakan akan segera menjalin koordinasi dengan instansi terkait, termasuk pemerintah daerah.
Langkah ini bertujuan agar rencana pembangunan jembatan gantung dapat direalisasikan melalui proses yang cepat dan tepat.
“Ini bentuk nyata perhatian kami terhadap kebutuhan masyarakat di desa Bulontio,” jelasnya.
Ridwan Monoarfa menekankan pentingnya seluruh pihak untuk bersinergi dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur tersebut.
Ia berharap, dengan dukungan yang solid, kebutuhan petani di Desa Bulontio Timur bisa segera diwujudkan demi meningkatkan hasil dan pendapatan pertanian. (**)
![011 Jembatan Bambu Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Ridwan Monoarfa saat berkunjung ke Desa Bulontio Timur, Sumalata, Gorontalo Utara, Rabu (16/4). [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/04/011-Jembatan-Bambu.jpg)
![Meyke Camaru Wakil Ketia Komisi II DPRD Provinsi Gorontalo, Meyke Camaru. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2025/05/Meyke-Camaru-200x112.jpg)
![021 Komisi I ke Desa Huidu Utara Jajaran Komisi I saat kunjungan ke Desa Huidu Utara, Limboto Barat. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/021-Komisi-I-ke-Desa-Huidu-Utara-200x112.jpg)

![020 Ranperda Perubahan Penandatanganan dokumen persetujuan bersama oleh pimpinan DPRD dan Gubernur Gorontalo. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/020-Ranperda-Perubahan-200x112.jpg)
![019 Thomas HUT RI Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Idrus MT. Mopili bertindak sebagai pembaca Teks Proklamasi, pada Upacara Detik Detik Proklamasi di Halaman Rujab Gubernur. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/019-Thomas-HUT-RI-200x112.jpg)
![018 Komisi I kunjungan Jajaran Komisi I DPRD Provinsi Gorontalo, bersama instansi dan aparat desa, pada kunjungan lapangan. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/018-Komisi-I-kunjungan-200x112.jpg)

