NUSANTARA1.ID – Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dan Wakil Bupati Tonny Junus mengikuti prosesi adat Mopotilolo di Kecamatan Telaga Jaya dan Telaga Biru pada Jumat (7/3). Prosesi ini berlangsung di rumah dinas (Yiladia) camat kecamatan setempat.
Mopotilolo merupakan tradisi adat Gorontalo sebagai bentuk penghormatan kepada tamu besar negara atau pejabat yang baru pertama kali menginjakkan kaki di suatu daerah. Acara diawali dengan tabuhan gendang adat dan Tarian Longgo, Tarian Perang khas Gorontalo.
Biasanya, dalam prosesi ini, tamu disuguhkan kapur sirih atau jamuan makanan dan minuman tradisional sebagai simbol penerimaan. Namun, karena bertepatan dengan bulan puasa, penyuguhan tersebut ditiadakan.
Dalam sambutannya di Yiladia Camat Telaga Jaya, Bupati Sofyan Puhi menegaskan pentingnya melestarikan adat dan budaya Gorontalo.
“Acara ini merupakan penyempurna dari prosesi sejak di Istana Kenegaraan. Hari ini, alhamdulillah, kami diterima di tiap kecamatan sebagai bagian dari tradisi ini. Mempertahankan budaya adat Gorontalo adalah tugas kita semua. Dalam visi kami, kami ingin mengangkat kembali dan memperkuat lembaga adat serta budaya Gorontalo agar dapat dirasakan oleh generasi muda saat ini,” ujar Sofyan Puhi.
Rangkaian acara ditutup dengan buka puasa bersama di Yiladia Camat Telaga Biru. (**)

![006 Run Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat melepas Healthy Run 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/006-Run-200x112.jpg)
![005 Lansia Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat memberikan sambutan pada kegiatan HLUN 2026. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/005-Lansia-200x112.jpg)


![003 Progres PENAS Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi meninjau lokasi PENAS yang akan digelar pada pertengana JUni [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/06/003-Progres-PENAS-200x112.jpg)


