NUSANTARA1.ID – Warga yang gemar berolahraga kini harus waspada. Pasalnya, barang bawaan yang biasanya diletakan di tribun penonton, jadi sasaran pencuri.
Ini seperti yang dialami Muhammad Kanz Antu (17), seorang pelajar menjadi korban pencurian ketika sedang berenang di Kolam Renang Lahilote, Kota Gorontalo. Betapa tidak, tas yang berisi ponsel merek Vivo Y12 dan Samsung A51 hilang ketika ditaruh di tribun.
Informasi yang berhasil dihimpun, atas kejadian itu, korban melaporkan ke pihak berwajib, dan hasilnya Tim Resmob Otanaha Polda Gorontalo berhasil mengamankan pelaku pencurian berinisial AA (21).
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Gorontalo, Kombes Pol. Nur Santiko, SIK, MH, pihaknya langsung bertindak setelah menerima laporan dari korban.
“Tim Resmob Otanaha yang mendapatkan laporan segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, tim berhasil menemukan nomor ponsel yang digunakan oleh salah satu saksi berinisial MIA, yang bersangkutan mengaku membeli ponsel dari pelaku AA,” kata Kombes Pol. Nur Santiko.
Lanjut katanya, tim berhasil menemukan keberadaan AA dan membawanya ke Polda Gorontalo untuk pemeriksaan lebih lanjut, Selasa (5/11).
Dalam pemeriksaan, pelaku mengakui perbuatannya dan menyatakan kesediaan untuk menjalani proses hukum. Pelaku juga diketahui telah melakukan aksi serupa di lokasi yang sama sebanyak tiga kali.
Polda Gorontalo berkomitmen untuk terus meningkatkan keamanan dan ketertiban serta menindak tegas pelaku kejahatan di wilayah hukum Provinsi Gorontalo. (**)
![Polda 011 Tim Resmob Otanaha Polda Gorontalo saat meringkus tersangka pencurian di Kolam Renang Lahilote, Kota Gorontalo. [foto:ist]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/11/Polda-011.jpg)

![Dokter Tifa menang Tifauziah Tyassuma alias dokter Tifa usai dikabulkan eksepsi oleh PN Jakarta Timur. [foto:dok/suara.com/faqih]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Dokter-Tifa-menang-200x112.jpg)
![Hotman Paris Hutapea Mundur Pengacara Hotman Paris Hutapea. [foto:dok/idntime]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Hotman-Paris-Hutapea-Mundur-200x112.png)

![Begal2 Ilustrasi. Pemprov Jawa Barat mendukung Kepolisian dengan ‘melegalkan’ warganya menghakimi begal. [foto:dok/fokuskriminal]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Begal2-200x112.jpg)
![KPK Ilustrasi. Sebanyak 11 kepala daerah yang kena OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026. [foto:dok]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/KPK-200x112.jpg)

