NUSANTARA1.ID – Guna mennjaga keamanan pada Pilkada serentak 2024, Kepolisian Daerah (Polda) Gorontalo kerahkan 3.327 anggota kepolisian untuk pengamanan melalui kegiatan apel pergeseran pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO), Senin (25/11)
Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Pudji Prasetijanto Hadi, mengungkapkan anggota yang dikerahkan akan disebar ke 2019 TPS di provinsi Gorontalo, dan jumlah anggota di TPS akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan.
“Seluruh anggota tergabung dalam pasukan BKO itu 3.327 untuk melakukan pengamanan TPS di Gorontalo, dan akan dikerahkan hari ini” ujar Pudji.
Pudji dalam arahanya saat apel berlangsung menekankan netralitas, profesionalisme, dan kesiapsiagaan anggota selama penugasan di tiap TPS.
Ia menegaskan bahwa, komitmen tersebut harus dijunjung tinggi oleh setiap anggota yang tergabung dalam pasukan BKO.
“Netralitas Polri adalah harga mati. Tidak ada anggota yang boleh terlibat atau memihak dalam politik praktis. Tugas kita hanya memberikan rasa aman dan menjaga demokrasi berjalan dengan lancar” tegasnya.
Jika terdapat anggota yang tidak netral, lanjut Pudji, menurut putusan MK hal itu termasuk pelanggaran dan akan diproses hukum.
Di akhir, pudji juga berharap setiap anggota agar tetap bertindak secara humanis dalam menghadapi situasi dan kondisi di lapangan.
“Lakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat, pastikan proses pemilihan berjalan dengan lancar jalannya pilkada serentak 2024 ini” kuncinya. (**)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

