NUSANTARA1.ID – Ketua KPU Bone Bolango, Sutenti Lamuhu berpesan kepada Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) agar berhati-hati.
Ini terkait dengan memungkinkan adanya data ganda dan invalid pasca Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP).
“Diharapkan agar data yang ada sudah valid dan akurat, serta dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Sutenti Lamuhu saat memberi arahan pada Analisis Data Ganda dan Invalid Pasca Rekapitulasi DPHP Menuju Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) KPU Bone Bolango di Hotel Damhil Kota Gorontalo, Sabtu (10/8).
Lanjut kata Sutenti Lamuhu, meminta agar seluruh PPK PPS senantiasa membaca regulasi sesuai dengan tugas yang diberikan, serta dapat bertanggung jawab dengan baik.
“Jangan ada yang terlewatkan. Hal hal kecil harus diperhatikan dengan baik,” tegasnya.
Akhir sambutan, Sutenti Lamuhu berharap, agar seluruh PPK dan PPS menjaga solidaritas kerja.
Selanjutnya pada Ahad (11/8) KPU Bone Bolango mulai melaksanakan Rekapitulasi dan penetapan DPS di Shava Beach, Bone Bolango .
Menurut Ketua KPU Bone Bolango Sutenti Lamuhu, penetapan DPS merupakan hasil dari Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran (DPHP) yang telah ditetapkan sebelumnya secara berjenjang.
“Setelah menyampaikan DPS, selanjutnya akan mengumumkan hasilnya hingga 27 Agustus mendatang. Harapannya pengumuman ini dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat,” tegasnya. (**)

![Kapal Pengangkut Material Kapal Tongkang memuat kabel yang nantinya digunakan untuk menghubungkan listrik ke Pulau Dudepo. Saat ini, kapal tersebut sudah di Pelabuhan Anggrek. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/Kapal-Pengangkut-Material-200x112.jpg)



![001 Kapolda HUT Bhayangkara Kapolda Gorontalo, Irjen Pol. Drs. Widodo membacakan amanat presiden saat upacara HUT Bhayangkara ke-80. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/001-Kapolda-HUT-Bhayangkara-200x112.png)
![009 Julang Narasumber memaparkan materi pada Workshop Pengembangan Kurikulum Muatan Lokal Konservasi Burung Julang Sulawesi. Kegiatan ini bertujuan membekali guru agar dapat mengenalkan pentingnya pelestarian satwa endemik Sulawesi kepada peserta didik sejak dini. [foto:dok/pln]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/07/009-Julang-200x112.jpg)

