NUSANTARA1.ID – Tim Basarnas Gorontalo hingga kini masih terus melakukan evakuasi terhadap korban longsor di area pertambangan rakyat Desa Tulabolo Timur, Kecamatan Suwawa Timur, Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Berdasarkan data yang dihimpun pada Senin (8/7), sekitar pukul 17.00 Wita, jumlah korban meninggal dunia mencapai 10 orang. Sementara sebanyak 23 korban berhasil diselamatkan, yang mana beberapa di antaranya mengalami luka ringan dan sebagian juga mengalami luka berat.
Kemudian saat ini sebanyak 45 orang masih dinyatakan hilang dan dalam proses pencarian, sebagaimana laporan dari keluarga korban.
![Tim Gabungan saat mendata korban yang sudah dievakuasi, baik yang meninggal dunia, maupun yang tengah dirawat di rumah sakit. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/07/Metro-3-300x170.jpg)
“Korban yang meninggal dunia langsung diantarkan ke kediaman keluarga, kemudian untuk korban yang selamat dan mengalami luka parah langsung dievakuasi ke rumah sakit guna mendapatkan penanganan lebih lanjut,” jelasnya.
Berdasarkan keterangan Heriyanto, proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan 133 Tim SAR gabungan.
“Dari titik 1 sampai 3, Tim SAR gabungan berjumlah 83 orang untuk melakukan pencarian di area tersebut. Sedangkan titik bor 18 sampai 19 melibatkan 50 orang Tim SAR gabungan,” jelasnya lebih lanjut.
Selain itu, Kapolda Gorontalo Irjen Pol. Pudji Prasetijanto Hadi juga telah mengkoordinasikan bantuan alat berat dari PT Mineral Gorontalo untuk mempermudah proses evakuasi. Namun, kendala medan yang sulit menghambat alat berat tersebut untuk segera tiba di lokasi evakuasi.
Upaya untuk mendatangkan helikopter dari Mabes Polri juga sedang dilakukan, namun masih menunggu keputusan dari Kapolri.
Oleh karena itu, sampai dengan saat ini Tim SAR masih melakukan evakuasi dengan jalan kaki dan menandu korban dari titik longsor menuju pos evakuasi. (*)
![Metro 2 Proses evakuasi korban tanah longsor di Suwawa Timur. [foto:nusantara1]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2024/07/Metro-2.jpg)
![Nyamuk Ilustrasi. Konon, nyamuk suka menghisap orang dengan golongan darah tertentu. [foto/dok/halodoc]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Nyamuk-200x112.png)
![007 DWP Bone Bolango Ketua DWP Bone Bolango, Nurliana Iwan Mustapa saat menghadiri pelaksanaan Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/onal/prokopim]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-DWP-Bone-Bolango-200x112.jpg)
![007 Tonny Terima Bendera Wakil Bupati Gorontalo, Tonny S. Junus saat menerima bendera Merah Putih pada Upacara Penurunan Bendera. [foto:dok/humas]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/007-Tonny-Terima-Bendera-200x112.png)
![Pendaki Bawakaraeng Proses evakuasi 8 pendaki Gunung Bawakaraeng oleh Tim SAR gabungan. [foto;dok/basarnas makasssar]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/Pendaki-Bawakaraeng-200x112.png)
![006 Irup Ismet Mile Bupati Bone Bolango, Ismet Mile saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapangan Alun-Alun Bone Bolango, Senin 17 Agustus 2026. [foto:dok/indra/diskominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Irup-Ismet-Mile-200x112.jpeg)
![006 Sofyan Irup Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi saat menyerahkan bendera Merah Putih kepada Paskibraka untuk dikibarkan pada upacara HUT Proklamasi. [foto:dok/kominfo]](https://nusantara1.id/wp-content/uploads/2026/08/006-Sofyan-Irup-200x112.jpg)

